Terkendala Moda Transportasi, Bea Cukai Tetap Kawal Ekspor Kaltara
TARAKAN – Keterbatasan moda transportasi langsung masih menjadi tantangan pengembangan ekspor komoditas dari Kalimantan Utara (Kaltara). Meski begitu, Bea Cukai Tarakan memastikan tetap mendukung ekspor langsung melalui layanan asistensi bagi pelaku usaha.
Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Tarakan, Andy Irwanto mengatakan, pendampingan diberikan mulai dari pengurusan dokumen hingga proses ekspor berjalan lancar. Eksportir juga dapat memanfaatkan layanan klinik ekspor di kantor Bea Cukai Tarakan untuk konsultasi dan asistensi.
“Bea Cukai tetap mendukung ekspor langsung produk Kaltara ke luar negeri. Bentuk dukungannya melalui asistensi ekspor, mulai dari dokumen yang diperlukan sampai proses ekspornya berjalan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, kendala utama bukan pada administrasi kepabeanan karena seluruh proses dapat difasilitasi dengan baik, melainkan belum tersedianya jalur transportasi langsung ke luar negeri.
Selama ini, pengiriman ekspor dari Kaltara masih harus transit melalui kota besar seperti Jakarta dan Bali sebelum menuju negara tujuan.
Meski demikian, dokumen ekspor tetap dapat diproses di Tarakan selama prosedur dipenuhi. Andy menegaskan seluruh layanan kepabeanan, termasuk pengurusan dokumen ekspor, tidak dipungut biaya.
“PEB-nya tetap lewat Tarakan. Jadi walaupun barang transit dulu di daerah lain sebelum keluar negeri, itu tidak menjadi masalah selama prosedurnya sesuai,” ungkap Andy.
Ia berharap ke depan tersedia jalur transportasi langsung agar ekspor dari Kaltara semakin berkembang dan distribusi barang lebih efisien. (rz)