INTERNASIONALFEATUREPARIWISATASATU BORNEO

Menyibak Kemewahan Semporna dari Dayang Resort yang Indah (2-habis)

Tempat Singgah yang Bikin Puas, Tapi Dukungan 2 Negara Masih Kurang?

Banyak tawaran resor yang menggiurkan datang ke meja Satu Borneo. Harga bersaing. Fasilitas menjanjikan. Tujuan liburan yang mengasyikkan. Namun, yang dipilih tetap Dayang Resort. Apa saja yang didapatkan tim Satu Borneo di sana?

Oleh : Redaksi satukaltara.com

SAAT tim Satu Borneo tiba, suasana salah satu dermaga di Semporna, yakni Seafest Jetty Semporna terlihat ramai. Selalu begitu. Saban hari, manusia berganti. Hilir mudik kendaraan roda empat pengantar pelancong seperti tak mau berhenti. Speedboat di atas air berwarna hijau toska juga dipenuhi keramaian yang tak mau diajak sepi.

Ya, begitulah suasana Semporna. Terik matahari yang sudah menyengat bumi sejak pagi, tak terasa lagi setelah melihat panorama yang menyenangkan mata dan hati. Kami pun Bersiap-siap. Speedboat merapat, kami pun bergegas naik. Kami akan segera bersua salah satu resor ternama di Semporna, Dayang Resort.

Nama pesisir di timur Malaysia ini sudah membumi sejak lama. Dianugerahi alam yang luar biasa indahnya, Semporna menjadi tempat yang tak bisa diabaikan begitu saja. Sepanjang perjalanan kami, hilir-mudik speedboat memuat pelancong. Ini bukti bahwa laut Semporna luar biasa mengagumkan untuk dikunjungi saat liburan.

Dayang Resort sendiri bukan satu-satunya ‘tempat singgah’ para pelancong untuk istirahat dan menikmati keindahan alam dan laut Semporna. Namun, belakangan ini Dayang Resort memang sedang ramai dibicarakan berkat fasilitas dan pelayanannya yang cukup baik.

“So this is what i would have missed, hey thank you Jesus! Look at how so beautiful it is,” ungkap pelancong asal Nigeria, Adenike Daramola di akun instagramnya baru-baru ini. “Wow! Just take a look at this, this is what i would have missed. Oh! See my God loves me so much,” lanjutnya yang saat itu sedang merayakan hari pernikahannya di Dayang Resort bersama sang suami.

Tak hanya itu, keberadaan suku Bajau yang mendiami laut Semporna dan sekitarnya juga sejak lama menjadi sudah buah bibir. Kisah mereka yang mirip legenda dan cerita rakyat di Indonesia menjadikan suku Bajau menjadi salah satu penakluk samudera yang paling berani. Mereka bahkan menggunakan kapal buatan mereka untuk tinggal di laut, bukan di darat!

Tak lama, kami pun sampai di Dayang Resor. Rombongan wartawan dari Malaysia, Haji Mohd Rizal, Azmi, Hamzah dan Haeruddin bersiap-siap turun. Kami, dari Kaltara – Indonesia Alamsyah (Direktur PT Wira Nuswantara Actadiurna), Aditya Wardhana SH MKn (Corporate Lawyer satukaltara.com), Sultan (Pemimpin Redaksi satukaltara.com), Fajar Mentari (Ketua Komisi Informasi Kaltara), Niko Ruru (Wakil Ketua Komisi Informasi Kaltara) juga ikut turun.

Baru saja menginjakkan kaki di tangga bawah, kami sudah disambut dengan ramah pelayan Dayang Resort. Berbelok sedikit, suguhan beragam cemilan dan minuman pelepas dahaga tersedia dengan rasa enak yang tak bisa dinafikan. Setelah mendapatkan informasi soal resor dan kegiatan yang akan kami jalani dari pemandu wisata, kami pun di arahkan ke kamar-kamar yang sudah disiapkan.

Makin ke dalam, makin lega rasanya. Dua katil (ranjang/kasur) menyambut. Ada kamar mandi dalam. Dilengkapi bathup dan mini pool yang siap melenyapkan rasa Lelah dan seketika ingin istirahat panjang, lalu bersiap menikmati fasilitas resor dengan santai. Tak hanya itu, ada juga akses snorkeling langsung ke laut. Anda cukup turun dari tangga balkon kamar atau dermaga resor untuk langsung menyapa terumbu karang di bawahnya yang cukup memanjakan mata.

Resor ini dirancang luas dengan balkon pribadi yang menghadap langsung ke laut lepas, memberikan privasi penuh sekaligus akses visual ke seluruh cakrawala yang terhampar di depan sana. Baru saja akan istirahat, panggilan berkunjung ke salah satu tempat wisata menarik bernama Mataking Beach menggema. Kami pun segera bergegas.

“Kali ini kita akan berkunjung ke salah satu pulau cantik lagi, punya panorama indah. Dan sudah tentu banyak pengunjung di sana. Mari kita Bersiap-siap,” kata seorang pemandu.

Tak butuh waktu lama, kami sudah dalam perjalanan, lengkap dengan alat keselamatan yang melekat di badan. Kiri-kanan laut dengan pemandangan ‘hijau’ yang indah. Terumbu karang di mana-mana, bersih dan berkilau. Saking nikmatnya perjalanan kami, terik matahari tak terasa di kulit.

Dalam waktu kurang lebih 20 menit, kami pun sampai ke salah satu pulau dari puluhan gugusan pulau yang indah di Semporna bernama Mataking Beach. Saat kami tiba, Pantai ini penuh oleh pelancong luar negeri. Ada yang dari China, Hongkong, Filipina, Nigeria, Thailand dan lainnya.

Pasirnya putih, memanjang dengan hutan kecil yang tumbuh di tengah-tengah pulau. Di sekitar Pulau Mataking, sudah pasti lautnya indah, dengan terumbu karang yang sehat dan luar biasa. Di sinilah ribuan spesies ikan, penyu hijau raksasa, hingga barakuda hidup dan bertumbuh.

Usai makan siang di pulau lonjong ini, rasa ingin berenang dan menyelam pun membuncah. Sekali Gerakan saja, kami sudah berada 20 meter dari bibir pantai. Alat menyelam sudah di wajah dan kaki. Kami pun menyelami pesisir Mataking yang indahnya tiada tara. Saking asyiknya, acara menyelam itu berlangsung hampir 2 jam.

Demikianlah Pulau Mataking yang menyimpan banyak rahasia keindahan. Namun sayang, waktu trip dan tiket kepulangan mengharuskan kami segera beranjak. Sisanya adalah komitmen untuk kembali, sekaligus mengeksplore banyak pulau di muka bumi Semporna.

“Yang biasanya datang di resor ini, kita dapat explore Semporna itu, as a whole, maksudnya, keseluruhannya; Semporna nih kita ada begitu banyak pulau yang boleh diterokai (dieksplore) seperti Mabul, Kapalai, Sipadan, Sibuan, Mantabuan, dan begitu banyak lagi pulau yang sangat-sangat terkenal,” ungkap owner Dayang Resort, Noor Sharlisa Dawi kepada satukaltara.com.

Untuk menunjang kebutuhan tur wisata, kata Lisa –sapaannya–, Dayang Resort juga menyediakan berbagai perlengkapan. Termasuk menyediakan seluruh perlengkapan aktivitas selama di laut seperti diving, snorkeling, seawalking, dan island hopping. Selain itu, kata perempuan berhijab ini, pihaknya juga menyediakan perlengkapan foto dan video bawah air yang bisa menambah kesan liburan menjadi lebih berarti.

“So, sebenarnya yang best juga dekat Dayang Resort, kita dapat merasai satu suasana yang premium, dan kita juga dapat melancong dari pulau ke pulau,” katanya.

Lantas bagaimana pengusaha pariwisata di Semporna seperti Lisa mengelola resor miliknya di tengah persaingan yang ketat dan ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja? Lisa menyebut, dirinya saat ini terbantu dengan Kerajaan Malaysia yang terus menyokong berkembangnya industri pariwisata di Malaysia. Termasuk juga mendapatkan sokongan dari Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) untuk menarik perhatian pelancong asal Indonesia.

“Saya telah melihat usaha itu, di mana Kerajaan Malaysia mempromosikan melalui Tourism Malaysia sendiri. Saya sudah juga mengingat di Astindo karena saya sendiri yang pernah menjadi kesana untuk melihat apa yang dipromosikan di Astindo. Juga termasuk Sabah Tourism juga (saya) pernah ke sanalah untuk menarik pelancong daripada Indonesia datang ke Malaysia,” ungkapnya.

Promosi wisata kedua negara, utamanya Sabah, Kaltara dan Kaltim memang Tengah digencarkan. Seperti dikutip dari media utusanborneo.com.my, Konsulat RI Tawau pernah menggelar Familiarization Trip (Famtrip) tahun lalu. Kegiatan ini dinilai sebagai peluang baru untuk kerja sama pariwisata lintas batas. Inisiatif tahunan ini mempertemukan agen perjalanan dari Tawau dan Semporna dengan pelaku industri dari Kaltim dan Kaltara, sehingga membuka ruang untuk pertukaran paket wisata lintas batas.

“Ini adalah tujuan utama kami, yaitu menciptakan paket wisata lintas destinasi dan meningkatkan kerja sama ekonomi pariwisata antara kedua negara,” ungkap Pejabat Eksekutif Fungsi Ekonomi Konsulat RI Tawau, Tri Wulandari kala itu.

Namun, perjalanan ini belum usai. Sebab, setelah kepulangan tim satukaltara.com, ada rencana lagi ke sini untuk mengeskplore sisa-sisa perjalanan yang tertunda. Tempat tidurnya yang nyaman, tempat mandinya yang terawat dan bersih, makanannya yang bertaraf internasional hingga pelayanannya yang tak pernah bisa dilupakan. (2ku)

Back to top button