TARAKAN – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Tarakan sejak Minggu dini hari (24/5/2026) memicu serangkaian kejadian pohon tumbang di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan mencatat sedikitnya lima lokasi terdampak yang tersebar di tiga kelurahan, dengan penanganan dilakukan cepat oleh petugas meski kondisi cuaca masih ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD Tarakan, Yonsep mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Kata dia, terdapat lima titik pohon tumbang, yakni satu titik di Juata Laut RT 03, dua titik di Sebengkok RT 31 dan RT 20, serta dua titik di Pamusian RT 06 dan RT 18.
Yonsep menambahkan, laporan kejadian mereka terima dari berbagai saluran, baik melalui grup WhatsApp kebencanaan maupun sambungan telepon langsung dari warga. Respons cepat ini memungkinkan penanganan dilakukan tanpa hambatan berarti.
Salah satu kejadian yang cukup menjadi perhatian, kata dia, terjadi di RT 18 Kampung Satu, Kelurahan Pamusian. Pohon tumbang dilaporkan menimpa kabel Wi-Fi milik Telkom di depan rumah warga. Meski demikian, situasi tersebut dapat segera diatasi berkat koordinasi lintas instansi.
“Kalau ada pohon tumbang yang mengenai kabel listrik maupun kabel internet, biasanya petugas terkait cepat turun karena sudah tergabung dalam grup penanganan bencana,” ujarnya.
Yonsep juga menegaskan, seluruh proses evakuasi dan pembersihan telah dilakukan sejak sekitar pukul 01.00 Wita dalam kondisi hujan yang masih mengguyur. “Kendala di lapangan tidak ada. Koordinasi dengan petugas terkait juga berjalan lancar,” katanya.
Meski seluruh titik telah ditangani, BPBD Tarakan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Pihaknya kini menunggu rilis resmi dari BMKG sebelum mengeluarkan peringatan lanjutan kepada masyarakat.
“Informasi awal memang sudah masuk ke BPBD, tetapi rilis resmi tetap menunggu BMKG. Personel tetap kami siagakan malam ini,” pungkasnya.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Warga diminta menghindari berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon besar guna mencegah risiko tertimpa pohon tumbang. (rz)