Perkuat Program Gizi di Perbatasan, Kasau Resmikan Dua SPPG di Tarakan
TARAKAN – TNI Angkatan Udara terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat. Hal itu ditandai dengan peresmian dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Anang Busra, Tarakan, oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Jumat (29/5/2026).
Peresmian fasilitas tersebut menjadi bagian dari langkah konkret TNI AU dalam mendukung program pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil di wilayah perbatasan. Kasau menegaskan, keberadaan SPPG diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“SPPG ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak dan ibu hamil,” ujar Kasau.
Selain meresmikan fasilitas, kunjungan Kasau ke Lanud Anang Busra juga diisi dengan pengarahan kepada prajurit. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, serta sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Setiap prajurit harus menjaga kehormatan diri dan satuan, serta melaksanakan tugas secara profesional dan humanis,” tegasnya.
Menurutnya, kualitas prajurit menjadi faktor utama dalam menjaga citra serta kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Udara.
Sementara itu, Komandan Lanud Anang Busra Marsma TNI Andreas A. Dhewo menyampaikan, kunjungan Kasau menjadi motivasi besar bagi seluruh personel di wilayah perbatasan.
“Suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Bapak Kasau di Lanud Anang Busra, ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran pimpinan tertinggi TNI AU tersebut turut memperkuat semangat satuan dalam mendukung berbagai agenda strategis.
“Kehadiran Bapak Kasau juga menjadi dorongan semangat bagi kami untuk terus mendukung setiap program dan misi TNI Angkatan Udara secara optimal,” tandasnya.
Usai seluruh rangkaian kegiatan, Kasau melaksanakan penerbangan bersama Jupiter Aerobatic Team sebagai backseater sebelum melanjutkan perjalanan menuju Brunei Darussalam. Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari misi diplomasi udara Indonesia dalam agenda kenegaraan TNI Angkatan Udara. (rz)

