Penyebab Kebakaran Kantor Bupati Bulungan Masih Misteri
TANJUNG SELOR – Penyebab pasti kebakaran yang melanda Gedung Utama Kantor Bupati Bulungan pada Kamis (21/05/26) malam masih misteri. Hingga kini, Polresta Bulungan masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur untuk memastikan sumber dan penyebab munculnya api.
Kasat Reskrim Polresta Bulungan, AKP Haji Rio Adi Pratama mengatakan, proses penyelidikan masih terus berjalan. Tim Labfor yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kebakaran guna kepentingan penyelidikan.
“Tim Labfor sudah turun ke lokasi dan mengamankan beberapa barang bukti, seperti kabel, kayu sisa kebakaran, serta material lain yang ditemukan di TKP,” ujar Rio, Senin (01/6/2026).
Ia mengatakan, seluruh barang bukti tersebut kini telah dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk dilakukan pemeriksaan mendalam. Hasil analisis laboratorium diharapkan dapat mengungkap penyebab utama kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan kantor pemerintahan tersebut.
“Semua barang bukti sudah dibawa ke Puslabfor dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” katanya.
Rio menjelaskan, hasil pemeriksaan diperkirakan baru akan keluar dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan. Karena itu, pihak kepolisian belum dapat memberikan kesimpulan terkait penyebab kebakaran.
“Kemungkinan hasilnya sekitar dua sampai tiga minggu lagi. Untuk penyebabnya, kami masih menunggu hasil resmi dari Puslabfor,” jelasnya.
Selain mengumpulkan barang bukti, penyidik juga telah memeriksa delapan orang saksi. Hingga saat ini belum ada penambahan saksi baru yang dimintai keterangan.
“Sampai sekarang masih delapan saksi yang diperiksa. Belum ada tambahan,” ungkap Rio.
Berdasarkan keterangan para saksi, api pertama kali diketahui muncul dari area Ruang Tenguyun yang berada di gedung utama Kantor Bupati Bulungan. Namun, informasi tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dijadikan dasar untuk menentukan penyebab kebakaran.
“Keterangan saksi sejauh ini hanya menjelaskan kondisi saat mereka bertugas dan mengetahui awal munculnya api. Informasi sementara yang kami peroleh, api berasal dari lantai Ruang Tenguyun,” terangnya.
Terkait dugaan korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran, Rio menegaskan, penyidik belum dapat memastikan hal tersebut. Kepolisian memilih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum menyampaikan kesimpulan kepada publik.
“Kami belum bisa mengambil kesimpulan apa pun sebelum hasil pemeriksaan dari Puslabfor keluar,” pungkasnya. (rm)

