KALTARAHUKUM & KRIMINALTARAKAN

Hilang Semalam, Ditemukan Jadi Mayat

TARAKAN – Warga Jalan Padat Karya, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria berusia 27 tahun di area kebun pada Rabu (3/6/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sementara penyebab kematiannya hingga kini masih menjadi misteri dan dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga berinisial HS (18) yang saat itu menuju kebun bersama ibunya. Sekitar pukul 08.40 Wita, keduanya tiba di lokasi dan melihat seorang pria tergeletak tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Setelah melihat kondisi tersebut, saksi segera melaporkan kejadian itu ke pihak gereja terdekat, lalu diteruskan ke Polsek Tarakan Utara,” ujar Kapolsek Tarakan Utara IPTU Ghazy Prima Daffa Ohoirat.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Tarakan Utara bersama Unit Reskrim langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Sekitar pukul 10.00 Wita, Tim Inafis Satreskrim Polres Tarakan tiba dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan berbagai petunjuk.

“Sekitar pukul 11.00 Wita, jenazah dievakuasi ke RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan untuk penanganan lebih lanjut,” kata Ghazy.

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, korban diketahui merupakan warga RT 13, Kelurahan Juata Laut. Lokasi penemuan jasad berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah korban.

Dari keterangan yang dihimpun polisi, korban diketahui aktif membantu persiapan sebuah kegiatan di kawasan Jembatan Putih dalam beberapa hari terakhir. Ia terlibat dalam pemasangan tenda dan perlengkapan acara lainnya.

Namun, sejak Selasa (2/6/2026) malam, korban tidak lagi terlihat oleh keluarga maupun rekan-rekannya. Keberadaannya baru diketahui setelah ditemukan meninggal dunia di area kebun keesokan harinya.

“Menurut keterangan keluarga, korban terakhir terlihat malam sebelumnya dan tidak diketahui keberadaannya hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia keesokan paginya,” ungkap Ghazy.

Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Sejumlah langkah penyelidikan masih dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan rencana visum terhadap jenazah untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman. Belum dapat disimpulkan penyebab kematian korban karena seluruh proses masih berlangsung,” tegasnya.

Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga dan warga yang pertama kali menemukan korban.

Kepolisian memastikan akan mengusut kasus tersebut secara menyeluruh guna mengungkap fakta di balik kematian korban dan memberikan kepastian bagi keluarga yang ditinggalkan. (rz)

Back to top button