KALTARAHUKUM & KRIMINALTARAKAN

Kabur Usai Tabrakan, Hantam Empat Kendaraan

TARAKAN – Aksi tabrak lari beruntun yang melibatkan satu unit Toyota Avanza menggegerkan Kota Tarakan, Kamis (11/6/2026) malam. Diduga panik setelah terlibat kecelakaan pertama di Jalan Gajah Mada, pengemudi mobil rental tersebut terus melaju dan menabrak sedikitnya empat kendaraan di sejumlah lokasi berbeda sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam tiang kanopi sebuah toko di kawasan Sebengkok.

Rangkaian kecelakaan itu bermula sekitar pukul 20.05 Wita di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Hotel Segiri, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Toyota Avanza tersebut diduga terlibat kecelakaan dengan kendaraan lain yang identitas pengemudi maupun korbannya hingga kini masih dalam pencarian.

Kasi Humas Polres Tarakan, IPTU Rusli mengatakan, setelah insiden pertama itu, pengemudi tidak menghentikan kendaraannya dan justru melaju meninggalkan lokasi.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan Toyota Avanza tersebut diduga terlibat kecelakaan dengan kendaraan lain yang hingga saat ini identitas pengemudi maupun korbannya masih dalam pencarian,” ujar Rusli, Jumat (12/6/2026).

Pelarian tersebut berujung pada kecelakaan berikutnya di Jalan Pangeran Diponegoro. Mobil itu kembali menabrak sepeda motor Honda Vario yang dikendarai pria berinisial K. Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka lecet pada tangan serta memar di bagian pinggang.

Tidak lama kemudian, Avanza kembali terlibat kecelakaan di kawasan Gunung Belah. Kali ini korbannya adalah pengendara Honda Beat berinisial M.A. yang mengalami luka lecet pada tangan kanan.

Sekitar pukul 20.42 Wita, tabrakan kembali terjadi di depan Geprek Bensu Tarakan, Jalan Pangeran Diponegoro. Kendaraan yang sama menabrak sepeda motor Honda Vario yang dikendarai anggota TNI Angkatan Laut berinisial K dengan pangkat Kelasi Satu.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada lengan kanan dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut sebelum kembali ke kediamannya,” kata Rusli.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tarakan, IPDA Edi Saputra menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara mengarah pada kepanikan pengemudi sebagai pemicu utama rangkaian kecelakaan tersebut.

“Jadi kecelakaan yang pertama di Hotel Segiri, kemudian pelaku panik dan mencoba melarikan diri karena dia dikejar oleh kendaraan motor,” jelas Edi.

Perjalanan mobil itu akhirnya berakhir di kawasan Sebengkok setelah menghantam tiang penyangga kanopi sebuah toko. Benturan keras tersebut diduga menyebabkan pengemudi mengalami luka pada bagian kepala.

“Kalau pelaku saat ini mengalami luka di bagian kepala. Kemungkinan mengalami benturan saat mobil itu berhenti,” tambahnya.

Polisi memastikan tidak menemukan indikasi penggunaan narkotika pada pengemudi. Kendaraan yang digunakan diketahui merupakan mobil rental yang baru disewa sehari sebelum kejadian. “Untuk konsumsi narkoba tidak ada. Pelaku saat ini dalam kondisi normal,” tegas Edi.

Saat ini, polisi telah mengamankan kendaraan serta sejumlah barang bukti lainnya untuk kepentingan penyelidikan. Namun, proses hukum masih terus berjalan, termasuk upaya mencari korban pertama yang hingga kini belum melapor ke kepolisian.

“Pelaku masih berada di UGD dan belum dapat dimintai keterangan secara mendalam. Kami masih mendalami penyebab kecelakaan serta dugaan unsur kelalaian,” pungkas Edi. (rz)

Back to top button