KALTARABULUNGANHUKUM & KRIMINAL

Tertidur Sesaat, Pengemudi Tabrak Tiga Kendaraan di Pasar Induk

TANJUNG SELOR – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Sengkawit, depan Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 14.40 Wita. Insiden tersebut diduga dipicu pengemudi mobil yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara, sehingga menabrak kendaraan yang terparkir dan menyebabkan satu orang mengalami luka ringan.

Peristiwa bermula saat sebuah mobil Daihatsu Xenia abu-abu metalik bernomor polisi S 1064 VN yang dikemudikan Ismail (61) melaju dari arah Tugu Cinta Damai menuju Universitas Kaltara. Saat melintas di Jalan Sengkawit, tepat di depan Pasar Induk Tanjung Selor, kendaraan tersebut diduga keluar kendali karena pengemudinya tertidur sesaat.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui Kasi Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pendataan awal dan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan dipicu hilangnya konsentrasi pengemudi akibat microsleep.

“Berdasarkan hasil pendataan awal dan keterangan para saksi di lokasi, pengemudi Daihatsu Xenia diduga mengalami microsleep sehingga kehilangan konsentrasi dan kendali atas kendaraannya. Akibatnya, kendaraan menabrak beberapa objek dan kendaraan yang berada di lokasi kejadian,” ujar Aipda Hadi.

Mobil Xenia tersebut pertama kali menghantam Daihatsu Gran Max silver KT 8346 GO yang sedang terparkir di bahu jalan. Saat kejadian, pemilik kendaraan, Lais Lamandau (33), tengah berjualan bawang merah di sekitar lokasi.

Benturan keras membuat Gran Max terdorong hingga masuk ke dalam parit di sisi kiri jalan. Tidak berhenti di situ, Xenia kemudian menabrak sepeda motor Honda Beat KT 6245 JT milik Glen Waworuntu (20) yang sedang diparkir saat pemiliknya membeli kopi.

Motor yang terseret itu selanjutnya menghantam sepeda motor Honda GTR KU 4067 AN milik Nanik Lestari (39) yang tengah berbelanja sayuran di Pasar Induk.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang mengalami luka ringan, yakni Amrullah Saleh (38), penumpang Daihatsu Gran Max. Korban mengalami luka robek pada lutut kanan serta luka lecet pada kedua lengan.

Sementara itu, pengemudi Xenia Ismail, pemilik Gran Max Lais Lamandau, Glen Waworuntu, dan Nanik Lestari dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Dari hasil pemeriksaan awal, Ismail mengakui dirinya mengemudikan kendaraan dalam kondisi mengantuk sebelum kecelakaan terjadi.

“Pengemudi mengakui dalam keadaan mengantuk sebelum kejadian berlangsung. Ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara apabila kondisi tubuh tidak fit, karena microsleep sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal,” tegas Aipda Hadi.

Mendapat laporan kejadian, personel Satlantas Polresta Bulungan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta melakukan pendataan dan mediasi terhadap para pihak.

“Petugas telah melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari pengamanan TKP, pendataan, evakuasi korban hingga pengamanan barang bukti kendaraan. Saat ini perkara masih dalam penanganan lebih lanjut,” katanya.

Hingga Senin sore, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polresta Bulungan. Sementara arus lalu lintas di Jalan Sengkawit yang sempat terganggu telah kembali normal, aman, tertib, dan terkendali. (rm)

Back to top button