KALTARABULUNGAN

Bulungan Andalkan Kakao di Apkasi Otonomi Expo 2026

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mematangkan persiapan mengikuti Apkasi Otonomi Expo 2026 yang akan berlangsung pada akhir Agustus mendatang di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Dalam ajang tersebut, kakao atau cokelat khas Bulungan ditetapkan sebagai produk unggulan yang akan dipromosikan kepada pasar nasional maupun internasional.

Persiapan keikutsertaan Bulungan dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bulungan, Errin Wiranda, SE, di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bulungan, Rabu (15/0726).

Errin menjelaskan, promosi kakao menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan sekaligus memperluas peluang pasar bagi produk lokal. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong kesejahteraan petani melalui penguatan hilirisasi dan pemasaran hasil perkebunan.

“Kakao Bulungan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Melalui Apkasi Otonomi Expo, kami ingin memperkenalkan kualitas produk ini kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama,” ujarnya.

Selain kakao, Pemkab Bulungan juga akan menampilkan beragam potensi unggulan dari sektor perikanan, pertanian, dan hortikultura. Produk hasil budidaya maupun tangkapan nelayan, serta komoditas pertanian, akan dipromosikan sebagai bagian dari kekuatan ekonomi daerah yang memiliki prospek pengembangan.

Pemerintah daerah berharap promosi tersebut mampu membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan kemitraan usaha, serta menarik minat investor untuk mengembangkan sektor-sektor unggulan di Bulungan.

Tak hanya mempromosikan produk unggulan, Pemkab Bulungan juga akan memperkenalkan berbagai peluang investasi, termasuk sektor primer dan kawasan industri yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Bulungan sebagai daerah tujuan investasi di Kalimantan Utara.

Errin menegaskan, seluruh upaya promosi yang dilakukan pemerintah daerah pada akhirnya diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Muara dari seluruh investasi, penguatan data sektor primer, dan promosi kawasan industri (PSN) ini adalah satu, yaitu kesejahteraan riil bagi masyarakat Bulungan,” tegasnya.

Melalui partisipasi pada Apkasi Otonomi Expo 2026, Pemkab Bulungan optimistis produk-produk unggulan daerah semakin dikenal, memiliki daya saing yang lebih tinggi, serta mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. (rm)

Back to top button