KALTARABULUNGAN

Bocah 9 Tahun Hilang Usai Lompat ke Sungai Jelarai, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

TANJUNG SELOR – Seorang bocah laki-laki berusia sekitar 9 tahun berinisial KDP dilaporkan hilang setelah melompat ke Sungai Jelarai Hulu/Induk, Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Hingga Selasa malam, keberadaan korban masih belum diketahui.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polresta Bulungan, Basarnas, keluarga korban dan masyarakat masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Petugas menyisir titik terakhir korban terlihat hingga mengikuti aliran sungai.

Informasi sementara, sebelum kejadian korban bermain bersama tiga hingga empat orang temannya di sekitar bantaran sungai. Korban kemudian bersama salah seorang temannya berjalan menuju arah hulu untuk bermain.

Setibanya di lokasi, korban diketahui melompat ke sungai. Sementara temannya tidak ikut masuk ke air dan memilih menunggu korban kembali muncul ke permukaan.

Saat korban pertama kali melompat, kondisi air sungai disebut masih surut. Salah seorang warga kemudian melihat jejak kaki yang masih basah dan bercampur lumpur di sekitar lokasi, yang diduga menjadi tanda korban sempat naik ke daratan.

“Waktu pertama korban melompat, kondisi air masih surut. Kemudian terlihat seperti ada jejak kaki yang basah dan bercampur lumpur di sekitar lokasi,” ujar Ahmad, salah seorang warga.

Namun, setelah air sungai mulai pasang, jejak tersebut tidak lagi terlihat. Keluarga bersama warga kemudian menduga korban kemungkinan tersangkut kayu atau benda lain yang berada di sekitar sungai.

Kawasan hulu tersebut diketahui juga menjadi salah satu lokasi yang biasa digunakan masyarakat untuk mandi. Kondisi itu membuat pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban terakhir terlihat dan sepanjang aliran sungai.

Kepala Seksi Humas Polresta Bulungan Aiptu Hadi mengatakan, personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dan melakukan pencarian awal bersama masyarakat.

“Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan pencarian awal bersama masyarakat. Kami juga berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD dan instansi terkait,” ujar Hadi.

Selain melakukan penyisiran, petugas juga mengumpulkan keterangan dari keluarga dan sejumlah saksi untuk memastikan posisi terakhir korban sebelum dilaporkan hilang.

KDP diketahui merupakan warga Jelarai Hulu/Induk, Desa Jelarai Selor. Hingga berita ini diterbitkan, pencarian masih berlangsung. Tim gabungan terus berupaya menemukan korban.

Masyarakat di sekitar lokasi juga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di bantaran maupun aliran sungai, khususnya di titik yang memiliki arus deras.

“Untuk sementara, masyarakat kami imbau tidak mendekati titik sungai yang memiliki arus deras dan tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai,” kata Hadi. (rm)

Back to top button