Akan Terapkan Belajar Daring, Disdik Bulungan Sebut Kabut Asap Belum Ekstrem
TANJUNG SELOR – Upaya pemerintah mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan belakangan ini terus dilakukan. Di sisi lain, aktivitas belajar – mengajar juga dituntut berjalan normal, termasuk kemungkinan menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring) bila kabut asap makin tak terkendali.
Menyikapi hal itu, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan, Setim Jalung mengaku belum menerapkan kebijakan pembelajaran daring meski kabut asap juga mulai terdeteksi di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Saat ini, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut sambil mengimbau sekolah-sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Maraknya kabut asap saat ini belum bisa dikatakan ekstrem. Apalagi arah angin masih berbolak-balik. Dari terkait kesehatan juga belum ada yang berdampak, bahwa banyaknya orang terkena ISPA,” ungkap Setim Jalung, Sabtu (22/8/2026).
Setim pun meminta pihak sekolah tetap waspada terhadap kualitas udara. Ia kemudian mengimbau agar sekolah memberikan edukasi kepada siswa untuk membiasakan diri menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
“Kita cukup menegaskan bahwa waspada. Bagi seluruh masyarakat maupun anak anak pelajar Kami imbau biasakan hidup bermasker kalau keluar ruangan. Kemudian jangan membakar sembarangan, nanti makin parah,” katanya.
Ia menerangkan, pihaknya saat ini masih menyusun surat edaran terkait kewaspadaan kabut asap untuk disebarkan ke sekolah-sekolah. Surat tersebut akan dikeluarkan melihat perkembangan situasi beberapa hari ke depan.
“Kita melihat situasi kondisinya, yang bagus kita kasih peringatan dulu sebelum berdampak. Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke kita,” jelasnya.
Ia juga membenarkan masih adanya kebakaran lahan di wilayah Bulungan, menurutnya, kabut asap yang ada saat ini merupakan kombinasi asap lokal dan kiriman. “Hingga pagi ini memang tidak ada hujan. Kabutnya ada sebenarnya, sudah berdampak. Tapi kita tetap pantau bersama Dinas Kesehatan,” pungkasnya. (rk)

