KALTARABULUNGAN

Kaltara Kirim 25 Kafilah ke MTQ KORPRI Nasional

TANJUNG SELOR – Sebanyak 25 anggota Kafilah Kalimantan Utara (Kaltara) bertolak membawa nama daerah ke ajang Musabaqa Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan. Mereka akan bersaing dalam 10 cabang lomba yang digelar di Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) pada 23 hingga 30 Agustus 2026. Kafilah tersebut terdiri atas 18 peserta lomba dan tujuh pelatih, official, serta pendamping. Kepala Badan

Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara yang juga Ketua Panitia Kafilah Kaltara Dr. Andi Amriampa mengatakan, para peserta merupakan hasil seleksi MTQ KORPRI tingkat Provinsi Kaltara.
Menurut Andi, seleksi hingga persiapan dilakukan untuk memastikan Kaltara mengirimkan peserta terbaik. Mereka tidak hanya dituntut mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta menyampaikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta yang telah meraih prestasi dalam MTQ ini. Semua sudah menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca dan memahami kandungan Al-Qur’an,” kata Andi.

Sepuluh cabang yang diikuti Kaltara meliputi Tilawah Al-Qur’an, Tartil Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an Juz 30, Hifzh Al-Qur’an tujuh surah pilihan, Dakwah Al-Qur’an, Khath Al-Qur’an kategori kaligrafi dekorasi dan kaligrafi lukis kontemporer, Adzan, Khotbah Jumat, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Keikutsertaan Kaltara mengacu pada Surat Edaran Dewan Pengurus KORPRI Nasional Nomor SE-02/KU/II/2026 tentang penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026. Pengiriman kafilah juga berpedoman pada petunjuk teknis penyelenggaraan serta keputusan Dewan Hakim MTQ KORPRI Tingkat Provinsi Kaltara Nomor 01/KEP.DH/MTQ-KORPRI/VII/2026 tertanggal 14 Juli 2026.

Rombongan dijadwalkan berangkat dari Tarakan menuju Makassar pada 23 Agustus. Pada malam harinya, kafilah mengikuti Malam Ta’aruf di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan. Perlombaan berlangsung hingga 29 Agustus, sedangkan seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada 30 Agustus.

Andi berharap para peserta mampu tampil percaya diri dan memberikan hasil terbaik. Keikutsertaan itu, kata dia, bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga membawa nama KORPRI dan Pemerintah Provinsi Kaltara di tingkat nasional.

“Kami berharap kafilah Kaltara dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik KORPRI serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara,” ujarnya. (rk)

Back to top button