KALTARAHUKUM & KRIMINALTARAKAN

Gratis, Polisi Siap Kawal Petambak Bawa Hasil Panen Bernilai Tinggi

TARAKAN – Petambak di Kota Tarakan tak perlu menanggung sendiri risiko keamanan saat mengangkut bibit, memanen, atau membawa hasil tambak bernilai ekonomi tinggi melalui perairan. Polisi menyediakan pengawalan gratis bagi mereka yang merasa aktivitasnya berisiko.

Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas mengatakan, pengawalan tersebut dapat diminta masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi, termasuk ketika merasa terancam. Layanan itu tidak dipungut biaya.

“Bukan hanya petambak. Semua masyarakat yang ada di Kota Tarakan bila memang membutuhkan kehadiran polisi, membutuhkan pengawalan atau mungkin merasa terancam, silakan bisa melapor,” kata Bonifasius.

Khusus petambak, permintaan pengawalan dapat dikoordinasikan melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tarakan. Polisi akan memberikan pendampingan terutama terhadap aktivitas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi menghadapi gangguan keamanan.

“Ketika mungkin ada masyarakat melakukan kegiatan yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan berisiko mendapatkan masalah, silakan bisa dikoordinasikan ke Satpolair untuk mereka yang di tambak mendapatkan pengawalan dan itu gratis,” ujarnya.

Bonifasius meminta masyarakat tidak menunggu sampai gangguan keamanan terjadi untuk meminta pendampingan. Pengawalan dapat dikoordinasikan sejak awal apabila aktivitas yang dilakukan dinilai memiliki risiko tertentu.

Di sisi lain, Polres Tarakan memperkuat patroli perairan. Satpolairud diarahkan meningkatkan kegiatan pencegahan di lokasi-lokasi yang dinilai memiliki peluang lebih besar terjadinya tindak kejahatan.

“Kegiatan-kegiatan pencegahan yang dilakukan tentunya tetap kita lakukan secara masif oleh Polair, di daerah-daerah yang mempunyai peluang besar terjadi kejahatan. Itu tentunya akan kita tingkatkan,” kata dia.

Pencegahan juga dilakukan melalui penyuluhan oleh Satbinmas serta pemanfaatan media sosial Polres Tarakan. Polisi menyampaikan informasi dan imbauan kamtibmas agar masyarakat lebih waspada, menjaga diri, dan melindungi keluarga.

Bonifasius mengatakan, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu kunci mencegah kejahatan. Pelaku, kata dia, kerap memanfaatkan kesempatan ketika warga lengah. Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu berkomunikasi dengan polisi ketika membutuhkan pendampingan keamanan.

“Bisa mengantisipasi, bisa menjaga diri, bisa menjaga keluarga dan mereka yang selalu melihat kesempatan atau berbuat kejahatan di sekitar kita,” pungkasnya. (rz)

Back to top button