KALTARABULUNGAN

Doa Warga Terjawab, Hujan Guyur Bulungan Dua Hari

TANJUNG SELOR – Setelah berminggu-minggu menanti hujan, warga Bulungan akhirnya mendapat jawaban. Hujan mengguyur sejumlah wilayah sejak Selasa (8/9/2026) dan berlanjut hingga Rabu (9/9/2026), setelah sebelumnya masyarakat lintas agama menggelar doa bersama untuk meminta turunnya hujan.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat itu sontak disambut lega. Bagi warga, guyuran air dari langit bukan sekadar penanda berakhirnya panas yang menyengat, tetapi juga membawa harapan di tengah keterbatasan air bersih akibat kemarau panjang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprakirakan Tanjung Selor berpotensi mengalami hujan yang disertai petir. Kondisi berawan hingga hujan ringan juga masih berpeluang terjadi.

Kemarau yang berlangsung cukup panjang sebelumnya membuat warga mulai cemas. Kebutuhan air bersih meningkat, sementara panas dan kondisi lahan yang kering turut memperbesar ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Tika (25), warga Tanjung Selor, menjadi salah satu yang menyambut gembira hujan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena setelah sekian lama menunggu, air hujan akhirnya kembali bisa ditampung untuk kebutuhan rumah tangga.

Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali Bulungan akhirnya hujan. Kemarin-kemarin kan panasnya luar biasa, dan kami juga sudah ikut doa bersama. Bagi saya, ini adalah jawaban Tuhan dari doa kami,” ujar Tika.
Menurut Tika, hujan membuat warga kembali memiliki sumber air alternatif. “Kini saya bisa menampung air lagi di rumah untuk keperluan sehari-hari. Sangat membantu sekali,” katanya.

Turunnya hujan diharapkan dapat meredakan persoalan air bersih sekaligus menekan potensi kebakaran hutan dan lahan. Namun, warga tetap diminta waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem, terutama petir, serta memanfaatkan air hujan yang tertampung secara bijak. (rk)

Back to top button