Ekskavator Dibongkar Tiga Kali, Jejaknya Berakhir di Lapak Besi Tua
TANJUNG SELOR – Ekskavator yang terparkir di Jalan Ahmad Yani, Desa Gunung Seriang, Tanjung Selor, Bulungan, dibongkar hingga kehilangan sejumlah komponen vital. Tiga kali aksi pencurian itu baru terungkap setelah sebagian komponen ditemukan di lapak besi tua.
Tim URC Resmob Satreskrim Polresta Bulungan yang dipimpin IPDA Refal Maruli Silalahi kemudian menelusuri jejak tersebut hingga mengamankan empat orang yang diduga terlibat.
Refal mengatakan, pengungkapan bermula ketika pemilik ekskavator secara tidak sengaja menemukan komponen alat berat miliknya di sebuah tempat jual beli besi tua di Jalan Meranti, Tanjung Selor, Rabu (23/9/2026) pagi.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada polisi untuk ditindaklanjuti.
Dari pemeriksaan awal, ekskavator tersebut diketahui telah beberapa kali menjadi sasaran. Para pelaku diduga masuk ke lokasi dan mengambil aki, kabel serta membongkar sejumlah komponen lainnya.
Akibatnya, pemilik alat berat mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp150 juta.
Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan ke sejumlah lokasi. Seorang berinisial MW diamankan lebih dulu di kediamannya.
Pengembangan berikutnya membawa petugas ke Jalan Ramania. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan dua orang lainnya, yakni AC dan AF. Petugas kemudian bergerak ke Jalan Agatis dan menangkap seorang terduga pelaku lainnya berinisial AR.
Dari pemeriksaan awal, polisi mendapatkan gambaran mengenai peran masing-masing orang. AC mengaku menjadi pihak yang pertama kali memberi tahu rekan-rekannya mengenai keberadaan komponen pada ekskavator.
“Saya yang awalnya memberitahu teman-teman (AF, AR, dan MW) kalau ada besi-besi di ekskavator itu yang kelihatannya sudah tidak terpakai dan bisa diambil,” ujar AC saat diperiksa petugas.
Sementara AF, AR, dan MW mengakui telah melakukan aksi tersebut sebanyak tiga kali di lokasi yang sama. Hasilnya kemudian dijual ke tempat penadah yang sama.
Polisi baru mengamankan sebagian barang bukti dalam penangkapan tersebut. Di antaranya dua besi safety dan satu besi plat.
Padahal, komponen yang diduga telah dijarah jauh lebih banyak. Polisi mencatat sejumlah bagian ekskavator yang diambil, antara lain final drive, safety mesin, safety pompa, filter solar, kabel body, aki, kabel aki, dan kap mesin.
Keempat terduga pelaku kini diamankan di Mapolresta Bulungan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penyidik masih mendalami peran masing-masing, melengkapi administrasi penyidikan serta melakukan gelar perkara untuk menentukan proses hukum selanjutnya. (rk)

