KALTARABULUNGANNUNUKAN

Rp471 Miliar Dikejar, Rasio Listrik Kaltara Baru 60 Persen

TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat dukungan anggaran Rp471 miliar untuk memperluas akses listrik ke wilayah perdesaan yang belum terjangkau jaringan. Saat ini, rasio elektrifikasi Kaltara tercatat sekitar 60 persen.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi mengatakan, anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembangunan listrik komunal atau terpusat di sejumlah wilayah.

“Anggaran sekitar Rp471 miliar ini akan difokuskan secara optimal untuk pembangunan listrik komunal atau terpusat di berbagai daerah yang belum tersentuh jaringan listrik,” kata Ferdy.

Tahun ini, terdapat 10 proyek listrik komunal yang direncanakan berjalan, terdiri atas enam lokasi di Kabupaten Nunukan dan empat lokasi di Kabupaten Malinau.

Program tersebut mencakup pembangunan jaringan di 63 titik dengan target 3.600 sambungan listrik baru bagi masyarakat perdesaan.

Ferdy mengatakan, perluasan jaringan listrik menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan akses energi sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah yang belum terjangkau listrik.

“Kita harapkan dapat membawa kesejahteraan bagi warga Kaltara. Program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Kaltara terang,” ujarnya.

Program tersebut, kata Ferdy, didorong melalui sinergi Pemprov Kaltara dengan Kementerian ESDM dan menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi bersama Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang memperluas akses listrik masyarakat. (rk)

Back to top button