TANJUNG SELOR – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam pembangunan infrastruktur terus dikebut. Bahkan, pembangunan tersebut tidak hanya difokuskan di kawasan perkotaan, tapi juga menyasar hingga ke desa-desa di seluruh kecamatan di Kabupaten Bulungan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bulungan, Adriani, S.T., M.AP., menjelaskan, pembangunan yang dilakukan di kawasan hutan kota hanya merupakan salah satu program, bukan menjadi fokus utama pembangunan daerah. Saat ini dan selanjutnya, kata dia, pembangunan infrastruktur terutama peningkatan jalan lebih banyak diarahkan pada wilayah kecamatan, khususnya daerah yang berada di koridor barat.
“Kabupaten Bulungan terdiri dari 10 kecamatan dengan puluhan desa dan kelurahan, sehingga fokus pembangunan kami sebenarnya lebih banyak berada di wilayah kecamatan,” paparnya.
Beberapa kecamatan yang menjadi prioritas pembangunan antara lain wilayah Marahili, Tanjung Palas Barat, Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Palas Utara hingga Sekatak.
“Kalau dibandingkan, justru kegiatan di jalan poros perkotaan tidak sebanyak pembangunan yang kita lakukan di wilayah kecamatan. Fokus utama kita adalah peningkatan akses jalan lingkungan di desa-desa,” jelasnya.
Tahun, kata Adriani, sejumlah proyek infrastruktur ditargetkan mulai berjalan setelah proses pengadaan barang dan jasa selesai. “Insya Allah kegiatan fisik bisa mulai dilaksanakan sekitar April. Saat ini sebagian masih dalam proses pengadaan barang dan jasa, ada juga yang sudah berproses hingga tahap kontrak. Setelah Lebaran kegiatan fisik akan mulai berjalan,” harapnya.
Ia juga menyebutkan, pada tahun ini setiap kecamatan minimal akan mendapatkan pembangunan sekitar 10 ruas jalan desa. Selain wilayah perkotaan dan kecamatan di koridor barat, pembangunan juga menyasar wilayah hulu Bulungan. Beberapa titik yang akan mendapatkan peningkatan infrastruktur antara lain Bukit Ilanun dan Samudang Marang.
“Untuk wilayah hulu juga ada kegiatan peningkatan jalan, saat ini masih dalam proses pengadaan barang dan jasa,” pungkasnya. (rm)


