EKONOMIINTERNASIONALKALTARANASIONALPARIWISATASATU BORNEOTARAKAN

Bea Cukai Perketat Pengawasan Barang Penumpang dari Tawau Jelang Lebaran, K-9 Disiagakan

TARAKAN — Menjelang arus mudik Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas warga lintas negara, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tarakan memperketat pengawasan terhadap barang bawaan penumpang, khususnya yang datang dari Tawau, Malaysia. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyelundupan yang kerap meningkat pada periode ramai perjalanan, sekaligus menjaga kelancaran arus penumpang di pintu masuk resmi.

Kepala KPPBC TMP B Tarakan, Wahyu Budi Utomo menegaskan, agar pengawasan itu berjalan dengan baik, pihaknya sudah menyiapkan personel dan sistem pengawasan yang lebih ketat. Ditambah lagi, sistem pengawasan jalur resmi kini berjalan lebih tertib dengan dukungan sistem dokumen terintegrasi.

“Penumpang dari Tawau sudah melalui jalur resmi dengan dokumen. Saat ini menggunakan sistem ‘All Indonesia’, di mana setiap penumpang diberikan kuota barang senilai 500 USD,” jelas Wahyu.

Ia menambahkan, ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh jenis barang bawaan penumpang. Jika nilai barang melebihi batas yang ditentukan, maka wajib dilaporkan dan dikenakan kewajiban kepabeanan sesuai aturan yang berlaku.

“Apabila melebihi kuota, penumpang harus melaporkan dan memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang ada,” tegasnya.

Tak hanya mengandalkan pemeriksaan dokumen dan manual, Bea Cukai Tarakan juga akan mengoptimalkan penggunaan unit anjing pelacak atau K-9 untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, khususnya dalam mendeteksi narkotika dan barang ilegal lainnya.

Namun, operasional K-9 tersebut masih akan dilakukan melalui koordinasi dengan Bea Cukai Balikpapan sebagai basis utama. “Nanti akan disesuaikan jadwalnya karena mereka juga siaga di wilayahnya,” ungkap Wahyu.

Biasanya, satu unit anjing pelacak akan disiagakan secara bergantian guna mendukung pengawasan di Tarakan, terutama pada periode rawan penyelundupan seperti menjelang Lebaran. Dengan kombinasi penguatan personel, sistem dokumen terintegrasi, serta dukungan teknologi dan K-9, Bea Cukai Tarakan memastikan pengawasan tetap berjalan optimal tanpa menghambat kelancaran pelayanan.

“Tujuan kami adalah menjaga keseimbangan antara kelancaran pelayanan dan ketatnya pengawasan,” pungkasnya. (rz)

Show More
Back to top button