EKONOMIBULUNGANKALTARAUMUM

Jelang Lebaran, Polda Kaltara Intensif Awasi Distribusi BBM di Bulungan

TANJUNG SELOR – Arus mudik yang padat dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar seluruh umat muslim di dunia, membuat kebutuhan akan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Utara (Kaltara), termasuk di Kabupaten Bulungan meningkat. Hal ini tentu saja menjadi atensi Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah ibu Kota Kaltara.

Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan energi tetap aman serta mengantisipasi antrean panjang di sejumlah SPBU. Pemantauan pun dilakukan secara langsung oleh personel yang tergabung dalam Satgas Preemtif Subsatgas Binmas dengan menyasar beberapa SPBU di Tanjung Selor dan sekitarnya.

Kabid Humas Polda Kaltara, Slamet Wahyudi menjelaskan,pengawasan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas warga. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada ketersediaan stok, tetapi juga memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Personel kami turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan intensif. Kami berkoordinasi dengan pengelola SPBU guna memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal,” ujar Slamet pada Kamis  (19/03/26).

Ia menegaskan, peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Idulfitri berpotensi memicu lonjakan konsumsi BBM. Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin kecolongan terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan ataupun antrean panjang yang dapat memicu gangguan kamtibmas.

“Kami ingin memastikan sejak dini bahwa tidak ada potensi kelangkaan. Selain itu, kami juga mengantisipasi antrean panjang yang bisa berdampak pada ketertiban umum. Ini penting agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pengecekan langsung terhadap volume stok BBM yang tersedia di SPBU, mulai dari jenis pertalite, pertamax hingga solar. Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa pasokan BBM di wilayah Bulungan masih dalam kondisi aman dan terkendali.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, stok BBM masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun demikian, pengawasan akan terus kami lakukan secara berkala hingga puncak arus mudik dan balik Lebaran,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Polda Kaltara juga memberikan edukasi kepada para operator SPBU serta masyarakat pengguna BBM. Edukasi tersebut menitikberatkan pada pentingnya menjaga ketertiban saat melakukan pengisian bahan bakar, termasuk mematuhi antrean dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Belilah BBM sesuai kebutuhan. Kami juga meminta agar tetap tertib saat mengantre, sehingga pelayanan bisa berjalan lancar dan tidak menimbulkan kerumunan,” imbuh Slamet.

Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian, pengelola SPBU, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran distribusi BBM. Dengan koordinasi yang baik, potensi gangguan dapat diminimalisir.

“Pengelola SPBU juga kami minta proaktif melaporkan apabila ada indikasi gangguan distribusi. Dengan begitu, kami bisa segera mengambil langkah cepat untuk mengatasinya,” katanya.

Polda Kaltara memastikan bahwa pengawasan akan terus diperketat, terutama di titik-titik yang berpotensi mengalami lonjakan konsumsi BBM. Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.

“Upaya ini merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat. Harapannya, distribusi BBM tetap lancar, kebutuhan terpenuhi, dan masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran,” pungkasnya. (rm)

Show More
Back to top button