
TARAKAN — Arus balik Lebaran 2026 di Bandara Juwata Tarakan hingga Jumat (27/3/2026) masih terpantau kondusif. Meski terjadi peningkatan aktivitas penumpang, kondisi di ruang tunggu bandara dinilai masih terkendali.
Ketua Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2026 Bandara Juwata Tarakan, Denny Kurniawan mengatakan, lonjakan penumpang pasca lebaran mulai terasa, namun belum mencapai puncaknya. Memang, kata Denny, sempat ada sedikit penumpukan penumpang di ruang tunggu akibat keterlambatan salah satu penerbangan.
“Tapi secara keseluruhan masih bisa ditangani, tidak sampai terjadi krodit. Kondisinya masih ramai lancar,” ujarnya.
Denny menjelaskan, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada Sabtu dan Minggu (28 Maret – 29 Maret 2026), seiring berakhirnya masa libur panjang Lebaran.
“Puncak arus balik kemungkinan terjadi besok dan hari Minggu. Karena ini long weekend terakhir, dan beberapa instansi masih menerapkan Work From Anywhere (WFA), jadi diperkirakan masih banyak masyarakat yang kembali di akhir pekan ini,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara hingga Kamis malam (26/3/2026), jumlah penerbangan yang berangkat dari Bandara Juwata tercatat sebanyak 14 penerbangan dengan total 1.265 penumpang dan kargo sekitar 10 ton. Sementara itu, penerbangan yang datang mencapai 17 penerbangan dengan 979 penumpang dan kargo sekitar 20 ton.
“Kalau dilihat dari data, sementara ini jumlah penumpang yang berangkat masih lebih banyak dibandingkan yang datang. Tapi kemungkinan akan berbalik saat puncak arus balik nanti,” katanya.
Untuk rute favorit, Denny menyebut Balikpapan masih menjadi tujuan utama penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan. “Bahkan ekstra flight dari salah satu maskapai juga melayani rute tersebut,” ungkapnya.
Terkait kendala operasional, Denny mengakui adanya keterlambatan (delay) pada salah satu penerbangan maskapai, namun kondisi tersebut dinilai masih wajar di tengah meningkatnya trafik penerbangan.
“Ada delay hari ini, tapi itu hal yang normal di masa arus mudik dan balik seperti sekarang. Yang penting masih bisa dimanajemen dengan baik oleh maskapai,” ujarnya.
Sejauh ini, tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu operasional di Bandara Juwata Tarakan. Pihak posko juga masih menunggu data manifest lengkap untuk hari berjalan.
“Untuk data hari ini belum bisa disampaikan karena masih menunggu laporan resmi dari maskapai setelah seluruh penerbangan selesai,” tutupnya. (rz)