Jabatan Kasat Narkoba Masih Kosong, Polres Tarakan Pastikan Pemberantasan Narkoba Tetap Jalan
TARAKAN — Kekosongan jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) di tubuh Polres Tarakan memunculkan pertanyaan publik terkait kondisi keamanan, khususnya dalam upaya pemberantasan narkotika di Kota Tarakan. Meski posisi strategis tersebut belum diisi pejabat definitif, Kapolres Tarakan, Erwin Syahputra Manik memastikan situasi keamanan tetap terkendali dan penanganan kasus narkotika berjalan normal.
“Penyerahan jabatan sudah dilakukan, tetapi memang belum ada penerimaan pejabat definitif. Untuk sementara, kami menunjuk perwira sebagai pelaksana harian agar tugas tetap berjalan,” ungkapnya.
Diketahui, jabatan Kasat Narkoba sebelumnya diemban oleh Tegar Wida Saputra yang kini mendapat promosi ke Bareskrim Polri. Hingga kini, pengganti definitif Tegar masih menunggu keputusan dari Polda Kaltara.
Untuk mengisi kekosongan sementara, seorang perwira ditunjuk sebagai pelaksana harian (Plh) guna memastikan operasional Satuan Reserse Narkoba tetap berjalan tanpa hambatan. Erwin pun menegaskan, tidak ada satu pun perkara narkotika yang terhenti akibat kekosongan jabatan tersebut.
“Semua perkara tetap dilanjutkan. Program pemberantasan narkotika juga tetap berjalan sesuai arahan Presiden, Kapolri, hingga Kapolda,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di Kota Tarakan. Bahkan, kasus narkotika masuk dalam daftar prioritas utama penanganan, selain tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan barang terlarang.
“Kondisi Tarakan masih cukup rawan terhadap peredaran narkotika. Ini menjadi fokus utama kami, baik dari sisi penindakan maupun pencegahan,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa kondisi keamanan di Kota Tarakan secara umum tetap kondusif. Upaya penindakan dan pencegahan terus digencarkan, termasuk melalui pengungkapan kasus serta edukasi kepada masyarakat.
Dengan belum ditetapkannya pejabat definitif Kasat Narkoba, Polres Tarakan menegaskan komitmennya untuk tetap konsisten memerangi peredaran narkotika. Mereka juga berharap penunjukan pejabat baru segera dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi.
“Kami ingin ada peningkatan, baik dari pengungkapan kasus maupun upaya pencegahan di masyarakat,” pungkas Erwin. (rz)


