Persiapan Haji 2026 Capai 90 Persen, 223 Calhaj Nunukan Siap Berangkat Lewat Dua Kloter
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memastikan kesiapan keberangkatan calon jemaah haji (calhaj) 2026 yang kini telah mencapai sekitar 90 persen.
Sebanyak 223 calhaj asal Kabupaten Nunukan dijadwalkan berangkat melalui dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 7 dan kloter 8.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Nunukan, H. Khairil menyebutkan, dari total 223 calhaj tersebut, sebanyak 138 orang berasal dari Pulau Nunukan dan 85 orang dari Pulau Sebatik.
“Calhaj Nunukan tergabung dalam dua kloter, yaitu kloter 7 sebanyak 95 orang dan kloter 8 sebanyak 128 orang,” jelasnya, Kamis (9/4/2026).
Untuk jadwal keberangkatan, kloter 7 akan masuk Embarkasi Haji Balikpapan pada 5 Mei 2026 dan diberangkatkan ke Arab Saudi pada 6 Mei 2026. Kloter ini akan bergabung bersama calhaj dari Tarakan, Bulungan, Malinau, dan Tana Tidung (KTT).
Sementara itu, kloter 8 dijadwalkan masuk Embarkasi Haji Balikpapan pada 6 Mei 2026 dan diberangkatkan ke Arab Saudi pada 7 Mei 2026 bersama calhaj lainnya dari Kalimantan Timur.
Adapun keberangkatan dari daerah asal telah disesuaikan dengan jadwal kloter masing-masing. Calhaj dari Pulau Nunukan dijadwalkan berangkat pada 4 Mei 2026, sedangkan calhaj dari Pulau Sebatik pada 5 Mei 2026.
Khairil menambahkan, koordinasi dengan pihak maskapai terkait penerbangan dari Tarakan menuju Balikpapan juga telah rampung dan siap mengangkut seluruh calhaj Nunukan.
“Untuk persiapan dari Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Kementerian Haji Kabupaten Nunukan sudah mencapai 90 persen. Tinggal menunggu pelaksanaan keberangkatan,” ujarnya.
Rencananya, pelepasan calhaj dilakukan Bupati Nunukan pada 1 atau 2 Mei 2026. Lokasi pelepasan masih dipertimbangkan antara di Islamic Center Ibadurrahman atau di Kantor Bupati Nunukan.
Selain itu, seluruh calhaj juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Nunukan. Meski demikian, pemeriksaan lanjutan tetap akan dilakukan di Embarkasi Haji Balikpapan sebelum para jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Khairil mengimbau seluruh calhaj agar menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan, mengingat ibadah haji membutuhkan stamina yang prima.
“Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang kuat. Kami harapkan para calhaj menjaga kesehatannya, karena masih ada pemeriksaan di embarkasi. Mudah-mudahan tahun ini semua berjalan lancar tanpa kendala,” harapnya.
Ia juga berharap tidak ada lagi kejadian seperti tahun sebelumnya, ketika terdapat calhaj asal Nunukan yang tertahan di embarkasi dan harus diberangkatkan pada kloter berikutnya.
“Semoga seluruh calhaj bisa berangkat sesuai jadwal dan menjalankan ibadah haji dengan lancar,” tutupnya. (sym)


