UMUM

Gen Z Dominasi Pengurusan SIM Online di Tarakan, Layanan Digital Makin Diminati

TARAKAN – Inovasi layanan digital dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) mulai menunjukkan dampak positif di Kota Tarakan.

Program perpanjangan SIM secara online melalui aplikasi SINAR (SIM Nasional Presisi) kini semakin diminati masyarakat, khususnya kalangan muda.

Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana mengungkapkan, tren penggunaan layanan SIM online saat ini didominasi oleh generasi muda yang sudah akrab dengan teknologi digital.

“Alhamdulillah, untuk peminat SIM online cukup banyak. Karena pengguna media elektronik ini kan didominasi oleh Gen Z dan seterusnya, jadi minatnya tinggi. Masyarakat juga banyak memberikan testimoni positif,” ujarnya.

Menurut Ardi, kemudahan menjadi faktor utama meningkatnya minat masyarakat dalam menggunakan layanan tersebut. Dengan sistem online, pemohon tidak perlu lagi datang jauh-jauh hanya untuk mengurus administrasi awal.

“Seperti ini lebih enak, tidak perlu datang jauh-jauh. Tinggal mengurus secara online, nanti buktinya disampaikan ke petugas saat proses akhir,” jelasnya.

Ia menambahkan, layanan digital melalui aplikasi SINAR ini khusus diperuntukkan bagi perpanjangan SIM, bukan untuk pembuatan SIM baru. Bagi masyarakat yang ingin membuat SIM baru, tetap diwajibkan datang langsung ke Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) untuk mengikuti tahapan ujian.

“Kalau pembuatan baru tetap harus ke Satpas, mengisi formulir, lalu mengikuti ujian teori dan praktik. Kalau lulus, SIM langsung diterbitkan,” tegasnya.

Dalam proses perpanjangan SIM secara online, masyarakat cukup mengunduh aplikasi SINAR, kemudian melakukan pemindaian (scan) SIM lama serta mengisi data yang diperlukan di aplikasi.

Meski demikian, Ardi mengingatkan masyarakat agar tidak mengurus perpanjangan SIM setelah masa berlakunya habis. Pasalnya, sistem akan otomatis menolak permohonan tersebut.

“Intinya jangan sampai sudah lewat masa berlakunya, karena sistem otomatis akan menolak dan pemohon harus membuat SIM baru,” katanya.

Berdasarkan data sementara, pengguna layanan SIM online di Tarakan didominasi masyarakat berusia di bawah 30 tahun, seiring tingginya literasi digital di kelompok usia tersebut.

Dengan kemudahan yang ditawarkan, kepolisian berharap layanan SIM online dapat terus dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan, dan kenyamanan dalam mengurus administrasi berkendara. (rz)

Show More
Back to top button