BNNK Petakan Titik Rawan, Transaksi Ramai Tengah Malam
TARAKAN — Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan mulai memetakan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika. Berdasarkan laporan masyarakat, aktivitas mencurigakan justru marak terjadi pada malam hari hingga dini hari, membuat warga sekitar merasa resah.
Langkah pemetaan ini dilakukan melalui patroli di tiga kawasan berbeda, yakni Pasir Putih, Jalan Bhayangkara di Kelurahan Karang Anyar, Kelurahan Karang Rejo, serta Kelurahan Kampung Empat.
Ketua Tim Pemberantasan BNNK Tarakan, Agus Andi Suprayitno mengatakan, patroli tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan mereka.
“Di Pasir Putih misalnya, ada salah satu rumah yang diduga sering digunakan untuk pesta dan transaksi narkotika. Hampir setiap malam ramai orang keluar masuk,” ujarnya.
Menurut Agus, pola serupa juga ditemukan di wilayah Karang Rejo. Lokasi yang kini kembali dilaporkan tersebut sebelumnya pernah menjadi sasaran penindakan aparat penegak hukum.
“Di Karang Rejo juga begitu. Dulu sudah pernah dilakukan penangkapan di rumah itu, tapi sekarang muncul lagi aktivitas serupa. Diduga ada pemain baru,” jelasnya.
Sementara itu, di Kampung Empat, warga mengeluhkan intensitas keluar-masuk orang yang cukup tinggi pada malam hari. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan, terlebih akses jalan di kawasan tersebut terbatas.
Meski demikian, dalam patroli yang dilakukan pada siang hari, petugas belum menemukan aktivitas mencurigakan secara langsung. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kegiatan ilegal tersebut lebih banyak berlangsung pada malam hari.
BNNK Tarakan, kata Agus, saat ini masih mengedepankan langkah awal berupa pemetaan wilayah sebelum melakukan tindakan lebih lanjut.
“Kami tidak langsung menyentuh orangnya. Kami lihat dulu kondisi lapangan, bagaimana pola aktivitasnya, situasi wilayahnya seperti apa. Ini penting sebagai dasar untuk langkah selanjutnya,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga telah mengantongi sejumlah identitas terduga pelaku. Namun, beberapa di antaranya dilaporkan sedang berada di luar daerah.
“Ini tetap akan kami tindak lanjuti,” ungkapnya.
BNNK Tarakan memastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius, tanpa memandang besar atau kecilnya jaringan yang terlibat.
“Apakah ini jaringan besar atau kecil, nanti kami kembangkan lagi,” katanya.
Di akhir, BNNK Tarakan mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkotika dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. “Kami jamin kerahasiaan identitas pelapor. Jadi masyarakat tidak perlu takut untuk memberikan informasi,” pungkasnya. (rz)