NUNUKAN – Suasana haru mewarnai pelepasan 222 calon jemaah haji asal Kabupaten Nunukan di ruang serbaguna lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (30/4/2026). Ratusan jemaah dipastikan siap berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini menuju Tanah Suci.
Dalam prosesi pelepasan, sejumlah keluarga tampak mengantar dengan penuh haru. Beberapa calon jemaah bahkan terlihat meneteskan air mata bahagia karena akhirnya mendapat kesempatan berangkat haji setelah menunggu cukup lama.
Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Nunukan, total calon haji Nunukan terdiri dari 71 laki-laki dan 151 perempuan.
Ratusan jemaah tersebut dijadwalkan diberangkatkan dalam dua gelombang menuju embarkasi Balikpapan.
Gelombang pertama sebanyak 138 jemaah asal Nunukan akan berangkat pada 4 Mei 2026. Sementara gelombang kedua sebanyak 84 jemaah asal Pulau Sebatik diberangkatkan pada 5 Mei 2026. Seluruh calon jemaah haji asal Nunukan akan tergabung dalam kloter 7 dan 8.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tarakan, H. Asmawan yang hadir pada pelepasan tersebut menyampaikan rasa syukur atas kesiapan para calon jemaah. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam kelancaran proses keberangkatan.
“Alhamdulillah calon jemaah haji di Kabupaten Nunukan patut bersyukur dengan adanya support dari pemerintah, mulai dari pemeriksaan kesehatan, proses pendaftaran, hingga persiapan keberangkatan pada 4 Mei nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat keberangkatan nanti para calon jemaah haji juga direncanakan akan disambut oleh Wakil Menteri Agama yang akan berkunjung ke Tarakan.
Sementara itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri sebelum melepas jemaah secara resmi mengimbau seluruh calon haji agar menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan serta menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci.
“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Oleh karena itu, saya mengimbau agar seluruh jamaah menjaga kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar,” katanya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan petugas haji, menjaga kebersamaan, serta saling membantu antar sesama jemaah selama menjalankan ibadah.
Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan turut mengalokasikan anggaran hibah sebesar Rp1,72 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung transportasi, akomodasi, serta operasional panitia selama kegiatan PPIH berlangsung. (sym)

