KALTARABULUNGAN

Kolaborasi Hijau, TNI Tanam 5.000 Pohon Libatkan Generasi Muda

TANJUNG SELOR – Upaya penghijauan dan pemulihan lingkungan di Kabupaten Bulungan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kegiatan penanaman pohon yang digelar di kawasan Jalan Poros Km Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Selor, Senin (4/5/2026), tidak hanya melibatkan jajaran TNI, tetapi juga pelajar SMP dan SMA, Pramuka, instansi pemerintah, hingga masyarakat setempat.

Aksi ini diprakarsai Korem 092/Maharajalila bersama Kodim 0903/Bulungan sebagai bagian dari gerakan serentak di wilayah Kodam VI/Mulawarman dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif sejak dini.

Dandim 0903/Bulungan, Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja menegaskan, keberhasilan program penghijauan sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya TNI.

“Dengan melibatkan pelajar, Pramuka, instansi pemerintah, dan masyarakat, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah kewajiban kita semua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penghijauan difokuskan pada lahan kritis dan area bekas tambang yang mengalami degradasi. Penanaman pohon diharapkan mampu memulihkan fungsi ekologis kawasan, seperti menjaga kualitas tanah, mencegah erosi, serta memperbaiki tata air.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 bibit pohon ditanam dengan berbagai jenis, antara lain meranti 1.500 bibit, kapur 1.000 bibit, serta durian, duku, spatodea, salam, dan rambutan masing-masing 500 bibit.

Program ini juga akan berlanjut dengan penanaman tambahan 2.900 bibit, terdiri dari sengon 1.000 bibit, ulin 900 bibit, meranti 500 bibit, dan kapur 500 bibit. Total luas lahan yang menjadi sasaran penghijauan mencapai sekitar 6 hektare.

Kegiatan berlangsung semarak dengan antusiasme pelajar dan anggota Pramuka yang turut menanam pohon bersama prajurit TNI. Selain aksi nyata menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lapangan bagi generasi muda tentang pentingnya konservasi alam.

Tak hanya fokus pada penghijauan darat, kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penebaran 2.000 bibit ikan di perairan sekitar serta pelepasan 100 ekor burung ke alam bebas sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem.

“Menjaga lingkungan harus dilakukan secara terpadu, mencakup darat, air, dan udara. Harapannya, apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” pungkas Dhuwi. (rm)

Back to top button