Stok Minyakita Menipis Jelang Iduladha
TARAKAN – Menjelang Iduladha 2026, stok minyak goreng Minyakita di Kota Tarakan menipis dan tersisa sekitar 203 kemasan ukuran 1 liter. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat karena tingginya kebutuhan menjelang hari raya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (DKUKMP) Tarakan, Jumanto mengatakan, stok yang ada diprioritaskan untuk bantuan pangan sehingga distribusi ke pasar masih terbatas.
Sisa pasokan rencananya disalurkan ke Pasar Tenguyun dan Gusher, namun jumlahnya dinilai belum mencukupi. “Stok Minyakita ini sisa sekitar 203 bungkus saja, sedikit sekali,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Untuk mengantisipasi kekosongan, Perum Bulog Cabang Tarakan mendatangkan minyak goreng premium sebanyak satu kontainer dari Tangerang.
Kepala Bulog Tarakan, Zamahsyari Afsolin, berharap pasokan tersebut tiba sebelum Iduladha agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Menurutnya, tingginya permintaan menjadi penyebab utama menipisnya stok Minyakita. Setelah Idulfitri lalu, Bulog sempat memiliki stok sekitar empat kontainer atau setara 80 ribu liter, namun cepat habis karena harga Minyakita lebih terjangkau. “Permintaan Minyakita cukup tinggi karena harganya sangat terjangkau,” ujarnya.
Selain lonjakan permintaan, keterlambatan distribusi dari luar daerah juga memperparah kondisi. Pemerintah kini masih berkoordinasi dengan Bulog pusat untuk penambahan pasokan Minyakita, sembari membuka peluang masuknya minyak goreng merek lain meski harganya cenderung lebih mahal. (rz)

