Empat WBP Lapas Tarakan Dipindahkan ke Nunukan, Ini Alasannya
TARAKAN – Empat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Nunukan, Sabtu (10/5/2026) pagi. Pemindahan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan lapas.
Proses pemindahan berlangsung dengan pengawalan ketat dari petugas Kesatuan Pengamanan dan mengikuti standar operasional prosedur (SOP). Sebelum diberangkatkan, para WBP telah melalui serangkaian tahapan, mulai dari pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga penggeledahan badan dan barang bawaan demi memastikan keamanan selama perjalanan.
Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri menegaskan, seluruh prosedur dilaksanakan secara ketat dan terukur. “Warga binaan yang dipindahkan telah melalui pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, penggeledahan badan, serta pemeriksaan barang bawaan demi memastikan kegiatan pemindahan berlangsung dengan aman,” ujarnya.
Setibanya di Lapas Kelas IIB Nunukan, keempat WBP langsung diserahterimakan kepada petugas setempat. Mereka kemudian menjalani registrasi ulang, pemeriksaan kesehatan awal, serta penempatan di blok hunian sesuai klasifikasi dan tingkat risiko masing-masing.
Jupri memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa hambatan berarti. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar-lapas dalam proses lanjutan pembinaan narapidana. “Koordinasi antara Lapas Kelas IIA Tarakan dan Lapas Kelas IIB Nunukan akan terus dilakukan guna memastikan proses adaptasi narapidana berjalan dengan baik serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan,” katanya.
Ia menambahkan, pemindahan ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari strategi pengelolaan lapas yang lebih optimal.
“Pemindahan ini dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan, kapasitas hunian, serta kebutuhan pembinaan narapidana guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” tutupnya. (rz)

