KALTARANUNUKAN

Diguyur Hujan Semalaman, Plafon Puskesmas Sungai Nyamuk Ambruk

NUNUKAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sebatik Timur sejak Senin malam hingga Selasa dini hari (26/5/2026) menyebabkan plafon koridor masuk Puskesmas Sungai Nyamuk ambruk. Insiden yang sempat viral di media sosial itu langsung direspons cepat oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Nunukan guna memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan normal.

Kepala Dinkes P2KB Nunukan, Hj. Miskia mengatakan, pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan kerusakan di area koridor depan jalur masuk puskesmas tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami langsung turun meninjau lokasi dan berkoordinasi dengan pihak ketiga. Mereka siap melakukan perbaikan agar tidak terjadi kebocoran maupun kerusakan kembali,” ujar Miskia saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, bagian bangunan yang ambruk hanya berada di plafon koridor depan dan tidak sampai merusak ruang pelayanan utama. Karena itu, aktivitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berlangsung seperti biasa.
“Pelayanan tetap berjalan normal dan tidak terganggu,” jelasnya.

Menurut Miskia, tingginya intensitas hujan diduga menjadi penyebab utama ambruknya plafon tersebut. Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi bangunan lainnya masih aman digunakan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, rehabilitasi Puskesmas Sungai Nyamuk masih berada dalam masa pemeliharaan. Dengan demikian, seluruh proses perbaikan masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana.
“Pemeliharaan masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga dan dalam minggu ini mereka siap memperbaiki kembali,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga Sebatik Timur setelah foto dan video plafon yang ambruk beredar luas di media sosial. Warga berharap proses perbaikan proyek senilai Rp494 juta itu segera diperbaiki agar fasilitas kesehatan tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat. (sym)

Back to top button