Syarwani Ajak Semua Pihak Cegah Anak Putus Sekolah dan Pergaulan Berisiko
TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memastikan hak pendidikan dan perlindungan anak terpenuhi. Hal itu disampaikannya menyusul masih ditemukannya sejumlah persoalan sosial yang melibatkan anak usia sekolah di Kabupaten Bulungan.
Menurut Syarwani, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memastikan seluruh anak di Bulungan memperoleh akses pendidikan yang layak serta tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka.
Ia mengaku prihatin setelah menemukan sejumlah fenomena sosial yang melibatkan anak-anak usia sekolah. Di antaranya masih terdapat pelajar tingkat SMP dan SMA yang terjerumus dalam pergaulan berisiko, serta anak-anak usia sekolah dasar yang masih beraktivitas hingga larut malam untuk berjualan di beberapa titik di Tanjung Selor.
“Bagaimana masa depan mereka jika pada usia sekolah tidak dapat belajar dan berkembang secara optimal. Ini menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama,” ujar Syarwani, Minggu (7/6/2026)
Syarwani juga menegaskan bahwa penyelesaian persoalan tersebut tidak dapat dilakukan pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi keluarga, masyarakat, tokoh agama, organisasi sosial, hingga para lansia untuk memperkuat pengawasan serta pendampingan terhadap generasi muda.
Sebagai langkah tindak lanjut, Syarwani telah meminta perangkat daerah terkait melakukan pendataan dan penelusuran terhadap anak-anak yang berpotensi putus sekolah, termasuk menjalin komunikasi dengan keluarga guna mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi.
“Kita ingin memastikan anak-anak Bulungan tetap bersekolah. Apa pun persoalannya, baik faktor ekonomi maupun faktor sosial lainnya, harus kita carikan jalan keluarnya bersama,” katanya.
Selain persoalan pendidikan, Syarwani juga mengingatkan berbagai ancaman yang dapat menghambat masa depan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, tindak kekerasan, dan kriminalitas. Karena itu, penguatan pendidikan karakter serta pengawasan lingkungan dinilai menjadi bagian penting dalam upaya melindungi anak.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya diukur dari tersedianya sekolah dan tenaga pendidik, tetapi juga dari kemampuan seluruh masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk membangun keluarga yang kuat dan menyiapkan masa depan anak-anak Bulungan yang lebih baik,” tegasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat, Bupati berharap seluruh anak di Kabupaten Bulungan memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita demi masa depan daerah yang lebih maju. (rm)