KALTARATARAKAN

Karyawan Terbangun Diselimuti Asap, Warung Bakso Mie Ayam ABC Terbakar

TARAKAN – Kebakaran melanda Warung Bakso Mie Ayam ABC di Jalan Mulawarman, Kota Tarakan, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Seorang karyawan yang sedang tidur di lantai atas bangunan terbangun dalam kondisi ruangan telah dipenuhi asap dan langsung menyelamatkan diri. Insiden tersebut mengakibatkan sekitar 60 persen bangunan mengalami kerusakan.

Karyawan warung bernama Lukas mengaku baru mengetahui adanya kebakaran setelah terbangun dan mendapati asap tebal memenuhi kamar tempatnya beristirahat. “Saya bangun tidur, buka mata sudah asap. Saya panik, cuma sempat ambil HP lalu langsung lari keluar,” ujarnya di lokasi kejadian.

Saat itu, Lukas seorang diri berada di area istirahat karyawan yang terdiri dari empat kamar. Ia mengaku tidak mengetahui pasti sumber api, namun sempat mencium bau seperti kabel terbakar sebelum kobaran api membesar. “Enggak ada suara ledakan, cuma bau listrik. Baunya seperti kabel kebakar, jadi kemungkinan konslet,” katanya.

Menurut Lukas, di area tersebut terdapat sejumlah colokan listrik yang biasa digunakan untuk mengisi daya telepon genggam dan menyalakan kipas angin. Meski demikian, ia belum dapat memastikan apakah hal tersebut menjadi pemicu kebakaran.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan, Sofyan mengatakan, laporan diterima sekitar pukul 13.20 WITA. Petugas langsung mengerahkan dua unit dari sektor barat dan enam unit bantuan operasional (BKO) dari Kampung 1, dibantu personel Brimob, Kolakar, dan PDAM. “Respon time kita lima menit, begitu lihat asap kita langsung bergerak,” ujarnya.

Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit, sementara proses pendinginan berlangsung hampir satu jam. Namun, upaya penanganan sempat terkendala kemacetan di sekitar lokasi akibat banyak warga yang berhenti menyaksikan kebakaran.
“Kesulitannya ada di akses jalan. Jalan raya macet total karena banyak yang berhenti menonton sehingga jalur petugas ikut terhambat,” kata Sofyan.

Ia mengimbau masyarakat untuk memberikan prioritas akses kepada kendaraan darurat saat terjadi bencana agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat dan optimal.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan PMK Tarakan, Eko Supriyatnoko, menyebut dugaan sementara titik awal api berasal dari bagian plafon di pojok belakang bangunan. “Laporan saksi mata menyebut api muncul di pojok belakang, tepat di plafon. Jadi sementara kami duga dari konstruksi bangunan,” jelasnya.

Untuk mendukung penyelidikan, petugas mengamankan perangkat CCTV di lokasi guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Eko menambahkan, material bangunan yang didominasi kayu dan triplek membuat api cepat merambat. “Lantainya kayu, plafon triplek, dinding juga triplek. Jadi memang materialnya cepat terbakar,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian. (rz)

Back to top button