KALTARATARAKAN

Seluruh Peserta VCT di Lapas Tarakan Negatif

TARAKAN – Lapas Kelas IIA Tarakan memperkuat upaya deteksi dini penyakit menular dengan menggelar kegiatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) bekerja sama dengan Puskesmas Karang Rejo. Sebanyak 33 warga binaan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan seluruhnya dinyatakan negatif berdasarkan hasil skrining.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (26/6/2026) tersebut mencakup skrining awal, pengambilan sampel darah, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, hingga tinggi badan. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan warga binaan sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri mengatakan, pemeriksaan VCT merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan.

“Kegiatan VCT ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan. Selain itu, ini juga menjadi langkah penting dalam mendukung deteksi dini penyakit menular,” ujar Jupri.

Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara petugas lapas dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Karang Rejo. Seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur medis dan standar pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara petugas lapas dan tim medis dari Puskesmas Karang Rejo,” tambahnya.

Melalui kegiatan VCT ini, Lapas Kelas IIA Tarakan berharap kesadaran warga binaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala semakin meningkat.

Langkah tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat serta meminimalkan risiko penyebaran penyakit menular di dalam lapas. (rz)

Back to top button