NUNUKANHUKUM & KRIMINAL

Hilang Kontak Saat Melaut, Nelayan Sebatik Ditemukan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Seorang nelayan asal Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Asis (63) yang dikabarkan hilang kontak beberapa waktu akhirnya ditemukan. Pria lanjut usia (lansia) tersebut ditemukan sudah tak bernyawa di atas perahunya di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, Selasa (14/7/2026).

Pencarian bermula setelah Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danposal) Sei Pancang dan Danposal Sei Nyamuk menerima laporan dari Ketua Himpunan Nelayan Sebatik, Tamrin, sekitar pukul 12.00 Wita. Tamrin melaporkan bahwa korban tidak dapat dihubungi saat menangkap ikan.

Tim gabungan TNI AL, Polairud, dan warga langsung digerakkan langsung melakukan pencarian. Korban yang merupakan warga Jalan Bhayangkara, RT 009, Desa Sungai Nyamuk tersebut diketahui berangkat melaut menggunakan KM SKPT Sebatik. Perahu itu berwarna biru berlis putih bermesin 15 PK.

Namun, proses pencarian sempat tertunda lantaran kondisi air laut surut, sehingga perahu tim tidak dapat bergerak. Setelah air pasang sekira pukul 16.30 Wita, personel Posal Sei Pancang bersama Satgas Kopaska, Polairud Polres Nunukan, serta masyarakat Sebatik bergerak melakukan pencarian di perairan Sebatik.

Baru sekira pukul 16.55 Wita, tim menemukan perahu korban di perairan perbatasan pada koordinat 04°10’38” U – 117°55’56” T. Saat dilakukan pemeriksaan, Asis ditemukan dalam kondisi tidak bergerak dan diduga telah meninggal dunia ketika sedang menurunkan pukat.

Selanjutnya, korban bersama perahunya dievakuasi ke rumah duka di Desa Sungai Nyamuk. Warga sekitar, Syamsuddin mengatakan, kabar meninggalnya Asis membuat warga dan sesama nelayan merasa kehilangan. Menurutnya, korban dikenal sebagai nelayan yang rutin melaut dan telah lama mencari nafkah di perairan Sebatik.

“Korban dikenal baik oleh warga. Kami semua turut berduka atas kepergiannya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Syamsuddin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya korban. Aparat bersama pihak terkait masih melakukan penanganan lebih lanjut setelah proses evakuasi selesai. (sym)

Back to top button