Genjot Literasi Keuangan Sejak Dini
Pemkab Bulungan Bidik 26.580 Pelajar Miliki Rekening
TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menargetkan sebanyak 26.580 pelajar memiliki rekening tabungan melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Program yang didukung Surat Edaran Bupati Bulungan Nomor 500/163/EK.TU itu tidak hanya mendorong budaya menabung, tetapi juga membangun literasi keuangan sejak usia dini.
Target tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Program KEJAR yang digelar Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Bulungan, Kamis (16/7/2026).
Program ini menyasar seluruh siswa SD dan SMP di Bulungan sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan sekaligus memperluas akses layanan perbankan.
Wakil Bupati Bulungan Kilat yang membacakan sambutan Bupati Syarwani mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk kemampuan mengelola keuangan sejak dini.
“Anak-anak dan remaja kita perlu paham cara menabung, bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Lewat program KEJAR, kita ingin mereka belajar disiplin dan bertanggung jawab dengan uang yang mereka miliki sejak dini,” ujarnya.
Berdasarkan data TPAKD Bulungan, sasaran program meliputi 18.889 siswa di 145 Sekolah Dasar (SD) dan 7.691 siswa di 66 Sekolah Menengah Pertama (SMP), sehingga total mencapai 26.580 pelajar.
Program ini juga diharapkan mampu memperkecil kesenjangan antara tingkat literasi keuangan yang baru mencapai 66,46 persen dengan inklusi keuangan sebesar 80,51 persen.
Pemkab Bulungan juga meminta perbankan memberikan kemudahan pembukaan rekening bagi pelajar, termasuk memangkas persyaratan administrasi dan menerapkan layanan jemput bola hingga ke wilayah terpencil agar seluruh anak memiliki kesempatan yang sama memperoleh akses layanan keuangan.
“Kami berharap lembaga perbankan bisa memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan ramah. Kalau bisa jemput bola sampai ke wilayah-wilayah yang aksesnya masih terbatas, supaya semua anak punya kesempatan yang sama,” tegas Kilat.
Melalui Program KEJAR, Pemkab Bulungan berharap budaya menabung dan pemahaman literasi keuangan dapat menjadi kebiasaan sejak usia sekolah. Langkah ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang lebih bijak, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan di tengah perkembangan transaksi digital. (rm)

