KALTARAHUKUM & KRIMINALTARAKAN

Pamit Salat Jumat, Remaja Malah Terjaring Razia Balap Liar

TARAKAN – Sejumlah remaja di Kota Tarakan diamankan Satlantas Polres Tarakan saat berkumpul di kawasan belakang Islamic Center yang diduga menjadi lokasi balap liar, Jumat (24/7/2026). Ironisnya, sebagian dari mereka diketahui berpamitan kepada orang tua dengan alasan hendak menunaikan Salat Jumat.

Petugas melakukan penertiban setelah menerima laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas para remaja di lokasi tersebut. Saat tiba di tempat kejadian, polisi mendapati sejumlah remaja bersama sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balapan. Mereka kemudian diamankan untuk didata dan diberikan pembinaan.

Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu Pradana mengatakan, hasil pemeriksaan mengungkap sebagian remaja tersebut ternyata berpamitan kepada orang tua dengan alasan pergi Salat Jumat. Namun, mereka justru berkumpul di lokasi yang diduga menjadi arena balap liar.

“Begitu ada laporan dari masyarakat, anggota langsung kami turunkan ke lokasi. Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata sebagian remaja ini berpamitan kepada orang tuanya dengan alasan mau Salat Jumat. Setelah dicek, mereka justru berkumpul di lokasi yang diduga dijadikan arena balap liar,” ujar Ardi.

Selain didata, para remaja mendapat pembinaan dan edukasi mengenai bahaya balap liar. Menurut Ardi, aksi tersebut berisiko tinggi karena dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Satlantas memastikan setiap laporan masyarakat terkait balap liar akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Ardi juga mengimbau orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah. Ia meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan praktik balap liar agar dapat segera ditindak, sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan maupun pelanggaran hukum.

“Kami minta peran orang tua lebih ditingkatkan. Tolong dipastikan anak-anak benar-benar pergi ke mana dan melakukan kegiatan apa. Kalau masyarakat melihat ada balap liar, segera laporkan supaya bisa langsung kami tindak,” pungkasnya. (rz)

Back to top button