KALTARABULUNGAN

Pendangkalan Ganggu Aktivitas Pelabuhan Kayan II, Speedboat Sulit Bersandar Saat Air Surut

TANJUNG SELOR – Aktivitas transportasi masyarakat di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor, mulai terganggu akibat pendangkalan sungai. Kondisi paling terasa di dermaga kedatangan yang kini kesulitan digunakan speedboat untuk bersandar, terutama ketika air Sungai Kayan dalam kondisi surut.

Kepala Pos Pelabuhan Kayan II UPP Kelas II Tanjung Selor Mulyono mengatakan, kedalaman di sekitar dermaga sudah cukup mengkhawatirkan. Saat air surut, kedalaman bahkan kurang dari satu meter hingga dasar sungai mulai terlihat.

“Kami akan segera bersurat ke Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan untuk dilakukan pengerukan. Kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk speedboat bersandar di dermaga kedatangan, terutama saat air surut,” kata Mulyono, Selasa (10/08/26).

Untuk sementara, aktivitas naik-turun penumpang yang tiba dialihkan ke dermaga keberangkatan. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang maupun awak speedboat.

Namun, persoalan serupa mulai dirasakan di dermaga keberangkatan. Speedboat yang hendak merapat harus menyesuaikan posisi serta kondisi mesin agar tidak menyentuh dasar sungai.

“Dermaga keberangkatan juga sudah mulai mengalami pendangkalan. Mesin speedboat harus digantung agar bisa bersandar,” ujarnya.

Mulyono berharap persoalan tersebut segera mendapat penanganan. Sebab, Pelabuhan Kayan II menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat yang menggunakan transportasi speedboat.

Terpisah, Kepala Dishub Bulungan, Khairul mengatakan, pengerukan belum dapat dilakukan tahun ini karena belum tersedia anggaran. Pemerintah daerah kemungkinan baru akan mengusulkan kegiatan tersebut melalui APBD 2027.

“Untuk tahun ini dipastikan tidak ada kegiatan pengerukan. Kemungkinan akan kami usulkan dalam APBD 2027,” kata Khairul.

Menurutnya, pelayanan penumpang untuk sementara tetap menyesuaikan kondisi pasang surut air Sungai Kayan. Saat air surut, penumpang yang tiba akan diarahkan melalui dermaga keberangkatan. Sementara ketika air kembali pasang, aktivitas kedatangan masih dapat dilakukan melalui dermaga kedatangan.

“Kalau air surut, aktivitas kedatangan penumpang dilakukan di dermaga keberangkatan. Tetapi kalau air sedang pasang, masih bisa dilakukan di dermaga kedatangan,” pungkasnya. (rm)

Back to top button