TANJUNG SELOR – Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Pemerintah Kabupaten Bulungan bukan untuk sekadar memenuhi kebutuhan kelompok tani. Pemerintah meminta setiap alat yang diterima benar-benar digunakan untuk menggenjot produksi, bukan dijual kembali.
Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, pemerintah menyerahkan 16 unit corn seller, 80 unit hand sprayer, dan 75 unit power sprayer. Bantuan itu diperuntukkan bagi sekitar 12 kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kabupaten Bulungan.
Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani. Menurut dia, pengadaan alsintan dilakukan berdasarkan usulan kelompok tani dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
“Sekali lagi kita memberikan sebuah bentuk apresiasi kepada Dinas Pertanian yang sudah mengakomodasi masyarakat kita, khususnya petani-petani yang membutuhkan peralatan dalam peningkatan produksi,” kata Kilat, Senin (24/8/2026).
Kilat meminta penerima bantuan memanfaatkan peralatan tersebut secara optimal. Ia mengingatkan agar alsintan tidak dibiarkan rusak atau berpindah tangan melalui transaksi jual beli.
“Harapan kami, semoga alat ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai barang ini menjadi barang yang tidak bisa dipakai atau dijual. Alat ini diberikan untuk membantu petani,” ujarnya.
Pemerintah, kata Kilat, juga akan mengecek penggunaan bantuan di lapangan. Pemeriksaan itu untuk memastikan alsintan digunakan sesuai peruntukan dan berkaitan dengan kegiatan pertanian yang menjadi dasar pengajuan bantuan.
“Ke depan akan ada pengecekan. Jangan sampai dibantu alat, tetapi tidak digunakan. Misalnya diberikan alat untuk mendukung panen jagung, kemudian ketika dicek ke kelompok tani tidak ada kegiatan pertanian jagung,” kata dia.
Kilat berharap bantuan tersebut dapat memangkas beban kerja petani, meningkatkan efisiensi usaha tani, dan pada akhirnya mendorong kenaikan produksi serta kesejahteraan petani di Bulungan. (rk)

