KALTARAOLAHRAGATARAKAN

Arena Road Race Tarakan Mulai Digodok, Rp1,9 Miliar Disiapkan Tahun Ini

TARAKAN – Para penghobi balap motor di Tarakan bakal memiliki wadah resmi untuk menyalurkan hobi tanpa harus menggunakan jalan umum. Pemerintah Kota Tarakan memastikan pembangunan arena road race memasuki tahap persiapan setelah lokasi baru yang berada di atas lahan aset pemkot dinyatakan clear dari persoalan status tanah.

Kepastian lokasi itu diketahui setelah Ketua Komisi III DPRD Tarakan Randy Ramadhana Erdian bersama jajaran Komisi III dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tarakan meninjau langsung kawasan yang disiapkan sebagai arena balap tersebut.

Randy mengatakan, lokasi pembangunan mengalami perubahan dari rencana sebelumnya yang berada di sekitar kawasan Taman Anggrek. Pemindahan dilakukan untuk memastikan proyek dibangun di atas lahan yang kepemilikannya jelas sehingga tidak menimbulkan persoalan pertanahan di kemudian hari.

“Bangunan sirkuit ini ternyata lokasinya berubah. Makanya saya hari ini meninjau langsung, dan kalau di sini betul-betul lokasinya sudah clear. Tahap-tahap perencanaan juga sudah clear semua. Mungkin dalam waktu dekat proses tender akan segera mulai,” kata Randy.

Menurut dia, lokasi baru tersebut merupakan aset Pemkot Tarakan. Posisi lahan juga dinilai strategis karena berada bersebelahan dengan arena grasstrack yang sudah ada.

“Informasinya kemarin memang ditempatkan di dekat Taman Anggrek. Tapi daripada nanti ada persoalan status tanah dan bergejolak di kemudian hari, lebih bagus yang betul-betul sudah lahan milik Pemkot. Di sini juga bagus karena bersebelahan dengan arena grasstrack,” ujarnya.

Randy menilai, pembangunan arena road race tidak hanya berkaitan dengan penambahan fasilitas olahraga. Kehadiran lintasan khusus diharapkan menjadi ruang bagi anak muda yang memiliki minat terhadap olahraga otomotif sekaligus mengurangi aktivitas balap liar di jalan umum.

“Animo anak-anak muda untuk balap-balapan memang tinggi. Kalau sudah ada arena road race, mungkin mereka bisa punya wadah untuk menyalurkan hobi, jadi tidak di jalan lagi,” katanya.

Arena yang direncanakan juga tidak sekadar berupa lintasan balap. Sejumlah fasilitas pendukung telah masuk dalam perencanaan agar kawasan tersebut dapat digunakan secara optimal untuk aktivitas olahraga otomotif.

Dari sisi anggaran, pembangunan arena road race diperkirakan menelan biaya sekitar Rp19 miliar. Proyek tersebut menggunakan skema multiyears sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Untuk tahap awal pada 2026, Pemkot Tarakan telah mengalokasikan sekitar Rp1,9 miliar. Anggaran itu digunakan untuk pekerjaan clearing dan pematangan lahan sebelum pembangunan fisik dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Tahun ini kita mulai dari clearing dulu, pematangan lahan dulu. Sudah dianggarkan sekitar Rp1,9 miliar untuk tahap awal. Nanti dilanjutkan bertahap sampai total anggarannya sekitar Rp19 miliar,” jelasnya.

Pembangunan ditargetkan rampung sebelum 2029. Dengan skema tahun jamak, setiap tahapan pekerjaan akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya hingga seluruh fasilitas arena selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Multiyears. Targetnya sebelum 2029 insyaallah ini selesai. Sesuai dengan janji Wali Kota, sebelum masa jabatan beliau habis, arena sudah bisa kita gunakan,” kata Randy.

Keberadaan arena road race nantinya melengkapi kawasan olahraga otomotif yang telah memiliki arena grasstrack. Namun, untuk saat ini pembangunan difokuskan pada arena road race, sedangkan pengembangan fasilitas lainnya mengikuti tahapan perencanaan dan kemampuan anggaran daerah.

DPRD Tarakan memastikan pembangunan akan dikawal sejak tahap persiapan lahan hingga proyek rampung. Pengawasan dinilai penting mengingat proyek menggunakan anggaran multiyears dan melibatkan nilai investasi daerah yang cukup besar.

“Sekarang lokasinya sudah jelas, perencanaannya juga sudah clear. Tahun ini kita mulai dari clearing dan pematangan lahan, kemudian bertahap sampai selesai. Harapannya sebelum 2029 arena road race ini sudah bisa digunakan,” pungkas Randy. (rz)

Back to top button