NUNUKAN – Tiga jembatan rusak di jalur Long Umung–Pa Raye, Kecamatan Krayan Timur, sempat menghambat akses kendaraan roda empat. Warga bersama pemerintah kecamatan akhirnya turun tangan memperbaikinya secara gotong royong.
Perbaikan dilakukan melalui kerja bakti yang melibatkan pegawai Kecamatan Krayan Timur, masyarakat, serta pemilik kendaraan roda empat. Bagian-bagian jembatan yang dinilai sudah tidak layak dilalui diperbaiki agar akses transportasi kembali terbuka.
Camat Krayan Timur Marjuni mengatakan, kerja bakti dilakukan sebagai langkah cepat untuk memulihkan akses masyarakat yang menghubungkan Pa Raye dengan Long Umung.
“Kerja bakti ini menjadi bentuk kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi persoalan akses transportasi yang menghubungkan Pa Raye dengan Long Umung,” kata Marjuni, Minggu (20/9/2026).
Menurut dia, jalur tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas warga, termasuk kendaraan yang membawa dan mendistribusikan kebutuhan masyarakat.
“Warga bersama pegawai kecamatan dan pemilik kendaraan roda empat ikut membantu. Semua bergerak sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Marjuni memastikan, tiga titik jembatan yang sebelumnya tidak dapat dilalui kendaraan roda empat kini telah selesai diperbaiki dan kembali digunakan.
“Tiga jembatan yang tidak layak dilewati kendaraan roda empat sudah selesai kami kerjakan,” katanya.
Namun, perbaikan tersebut belum menjadi solusi permanen. Pemerintah kecamatan masih berharap kerusakan tiga jembatan itu mendapat penanganan yang lebih layak agar persoalan serupa tidak kembali mengganggu akses transportasi warga.
Untuk sementara, gotong royong menjadi jalan keluar agar mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan tidak terhenti terlalu lama.
“Sementara akses sudah bisa digunakan kembali, kebutuhan penanganan yang lebih permanen tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (ryn)

