EKONOMIINTERNASIONALKALTARANUNUKANSATU BORNEO

Perjalanan ke Luar Negeri Melonjak, Tujuan ke Malaysia Paling Banyak

TARAKAN — Jalur laut internasional Tarakan–Tawau, Malaysia, kembali menjadi urat nadi mobilitas warga perbatasan. Sepanjang tahun 2025, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan mencatat tingginya aktivitas penerbitan paspor dan pemeriksaan perlintasan orang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setyawan mengungkapkan, selama 2025 pihaknya menerbitkan 4.424 paspor, yang terdiri dari 2.764 paspor baru dan 1.678 paspor penggantian. Dalam catatan mereka, lonjakan permohonan dan keberangkatan paling signifikan terjadi pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Permohonan paspor di Tarakan didominasi kebutuhan perjalanan ke Malaysia, baik untuk wisata, ibadah umrah, maupun kunjungan keluarga,” ujar Okky.

Menurutnya, kedekatan geografis Tarakan dengan Malaysia serta tersedianya layanan kapal cepat internasional di Pelabuhan Malundung menjadi faktor utama tingginya permohonan paspor di wilayah tersebut.

“Karakteristik pemohon paspor di Tarakan memang cukup spesifik. Banyak masyarakat yang masih memiliki hubungan keluarga di Malaysia, sehingga mobilitas lintas negara relatif tinggi,” jelasnya.

Seiring tingginya penerbitan paspor, aktivitas pemeriksaan perlintasan orang di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Malundung Tarakan juga menunjukkan angka yang signifikan. Sepanjang 2025, Imigrasi Tarakan melakukan pemeriksaan terhadap 28.182 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 13.953 orang kedatangan dari luar negeri dan 14.229 orang keberangkatan ke luar negeri, dengan hampir seluruhnya menggunakan jalur laut internasional menuju dan dari Malaysia. Okky menuturkan, lonjakan perlintasan paling terasa saat momentum Natal dan Tahun Baru. Pada hari normal, jumlah penumpang kapal cepat internasional relatif terbatas.

“Di hari biasa, penumpang rata-rata di bawah 50 orang per hari untuk satu kali keberangkatan. Namun saat Nataru, jumlahnya bisa melonjak hingga sekitar 150 orang per hari,” ungkapnya.

Menghadapi peningkatan arus penumpang tersebut, Kantor Imigrasi Tarakan melakukan penguatan pelayanan sekaligus pengawasan agar proses pemeriksaan tetap berjalan aman dan tertib.

“Kami memastikan seluruh penumpang tetap melalui prosedur pemeriksaan keimigrasian sesuai ketentuan. Meskipun padat, pelayanan harus tetap lancar dan pengawasan tetap maksimal,” tegas Okky.

Ia menambahkan, penguatan layanan dan pengawasan menjadi bagian penting untuk menjaga keamanan serta ketertiban perlintasan orang di wilayah perbatasan, terutama pada momentum dengan mobilitas tinggi seperti akhir tahun. (rz)

Berikan komentarmu!
Show More

Related Articles

Back to top button