Puncak Arus Balik di Tarakan, Penumpang Datang Tembus 3.200 Orang
TARAKAN — Puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Malundung, Tarakan, terjadi pada Rabu (25/3/2026), dengan lonjakan penumpang yang cukup signifikan. Tercatat, total penumpang yang datang mencapai sekitar 3.200 orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala KSOP Tarakan, Stanislaus Wembly Wetik mengatakan, lonjakan ini sudah diprediksi sejak awal, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat di wilayah Kaltara. Berdasarkan data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan, angka tersebut menunjukkan kenaikan mobilitas masyarakat pasca libur panjang Idulfitri. Bahkan, pada hari puncak saja, jumlah penumpang mencapai 2.021 orang.
“Pada puncak arus balik tanggal 25 Maret 2026, kami mencatat jumlah penumpang yang datang mencapai sekitar 3.200 orang. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang berada di kisaran 2.700-an penumpang,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan jumlah penumpang dipengaruhi oleh meningkatnya frekuensi pelayaran serta tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi laut, khususnya dari wilayah Nunukan, Tanjung Selor, hingga daerah lain di Kaltara. Selain itu, faktor cuaca yang relatif kondusif turut mendukung kelancaran arus balik tahun ini. Seluruh kapal yang dijadwalkan sandar di Pelabuhan Malundung dapat beroperasi normal tanpa kendala berarti.
“Secara umum, arus balik tahun ini berjalan lancar. Tidak ada penumpukan yang berarti karena kami sudah melakukan antisipasi sejak awal, baik dari sisi pelayanan maupun pengaturan jadwal kapal,” jelasnya.
KSOP Tarakan juga telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk mengurai lonjakan penumpang, mulai dari penambahan personel pengawasan, koordinasi dengan operator kapal, hingga pengaturan alur naik turun penumpang di pelabuhan. Dibandingkan tahun sebelumnya, tren kenaikan ini menjadi sinyal positif terhadap pemulihan mobilitas masyarakat. Hal tersebut juga berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Utara.
“Kami akan evaluasi seluruh rangkaian angkutan Lebaran, termasuk puncak arus balik ini, agar ke depan pelayanan di Pelabuhan Malundung bisa semakin optimal,” tutup Stanislaus. (rz)