TANJUNG SELOR – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) yang juga difungsikan sebagai toko kelontong di Jalan Bangsal Tengah RT 04, Desa Bunyu Selatan, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Senin (27/4/2026) sore. Api diduga berasal dari dalam bangunan dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh isi ruko.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunanto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Hadi Purnomo mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.39 Wita. Ruko tersebut diketahui milik seorang wiraswasta bernama M. Yusuf Kirman (64).
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kejadian, pemilik sedang berada di luar rumah, sehingga bangunan dalam keadaan kosong,” ujar Hadi dalam keterangan resminya.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui setelah terdengar suara ledakan dari dalam bangunan. Saksi bernama Nofal (22) mengaku mendengar suara ledakan sebelum melihat kobaran api muncul dari area meja kasir di dalam ruko.
“Saksi sempat masuk untuk memastikan kondisi, namun api sudah membesar sehingga langsung keluar dan meminta pertolongan warga,” jelasnya.
Saksi lainnya, H. Nanang (42), menuturkan dirinya melihat asap hitam pekat disertai tiga kali suara ledakan sebelum api membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Sementara itu, pemilik ruko, M. Yusuf Kirman mengaku, saat kejadian sedang keluar membeli kebutuhan. Saat kembali, ia mendapati api sudah membesar dan warga telah berkumpul di sekitar lokasi.
Ia sempat berupaya masuk untuk mengambil alat pemadam api ringan (APAR), namun dicegah warga karena kobaran api sudah tidak terkendali.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.45 Wita setelah upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam milik Pertamina, satu unit dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta satu unit dari PT Ramai Jaya Abadi.
Akibat kejadian tersebut, satu unit bangunan ruko ludes terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.
Pihak kepolisian menyebut penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api cepat membesar karena banyaknya barang mudah terbakar di dalam ruko.
Beruntung, api tidak merambat ke bangunan rumah di samping lokasi berkat kesigapan tim pemadam kebakaran.
“Saat ini situasi telah aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran serta memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman,” pungkasnya. (rm)


