TARAKAN – Suasana duka dan haru menyelimuti jamaah haji Kloter 7 Embarkasi Balikpapan asal Kalimantan Utara. Di tengah persiapan menuju puncak ibadah haji di Arafah, seorang jamaah asal Kota Tarakan, Irama Madduta, dikabarkan wafat di Makkah, Arab Saudi, pada Senin pagi waktu setempat.
Almarhumah meninggal dunia sekitar pukul 08.57 waktu Arab Saudi, saat para jamaah tengah mempersiapkan diri untuk menjalani rangkaian ibadah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), yang menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji.
Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, Sayid Abdullah, menjelaskan bahwa sebelum wafat, almarhumah sempat bersiap untuk mandi ihram di penginapan jamaah. “Pagi tadi almarhumah sedang bersiap mandi ihram sebelum keberangkatan menuju Arafah,” ujarnya.
Namun, beberapa waktu kemudian, rekan sekamar merasa khawatir karena almarhumah cukup lama berada di kamar mandi dan tidak kunjung keluar. Kondisi itu pun segera dilaporkan kepada petugas kloter. “Setelah pintu kamar mandi dibuka, petugas medis bersama petugas kloter langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan pertolongan,” jelas Sayid.
Tim medis yang datang ke lokasi segera melakukan penanganan awal. Ambulans juga sempat didatangkan untuk membawa almarhumah ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. “Petugas sudah berupaya memberikan pertolongan dan ambulans juga sudah datang, namun Allah SWT berkehendak lain,” katanya.
Saat ini, jenazah almarhumah telah dijemput pihak maktab untuk menjalani proses pemulasaraan sebelum nantinya disalatkan di Masjidil Haram. “Insyaallah setelah proses pemulasaraan selesai, almarhumah akan disalatkan di Masjidil Haram,” tambahnya.
Pihak kloter juga mengajak seluruh jamaah dan masyarakat di Tanah Air untuk bersama-sama mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhumah mendapatkan husnul khatimah,” pungkasnya. (rz)

