KALTARATARAKAN

Warga Tarakan Diajak Pahami Manfaat Layanan Panggilan Darurat 112

TARAKAN — Layanan panggilan darurat 112 di Kota Tarakan ternyata masih belum dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat. Padahal, layanan tersebut tidak hanya digunakan untuk kondisi darurat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan penting, mulai dari layanan ambulans gratis hingga pelaporan kejadian kepada instansi terkait.

Kepala UPTD Taraka Command Center (TCC) Tarakan, Wiliam Hamdi menjelaskan, layanan 112 merupakan sistem terpadu yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai instansi penanganan darurat.

“Sosialisasi ini kami lakukan agar masyarakat memahami bahwa 112 bukan sekadar nomor panggilan biasa, tetapi dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan darurat,” ujar Wiliam Hadi dalam kegiatan sosialisasi yang digelar UPTD TCC kepada peserta Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Tarakan belum lama ini.

Ia menerangkan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk meminta bantuan ambulans gratis, baik bagi pasien maupun pengantaran jenazah. Selain itu, setiap laporan yang masuk akan diteruskan langsung kepada instansi terkait sesuai jenis kebutuhan.

“Layanan 112 juga memfasilitasi penerusan laporan warga kepada pihak kepolisian, pemadam kebakaran, Satpol PP, dan instansi lainnya, tergantung dari laporan atau kebutuhan pemohon,” jelasnya.

Dari hasil sosialisasi, masih banyak peserta yang baru mengetahui fungsi lengkap layanan 112. Sebagian besar sebelumnya menganggap nomor tersebut hanya diperuntukkan bagi panggilan darurat umum.

“Banyak yang sebelumnya mengira ini hanya panggilan darurat biasa. Setelah kami sosialisasikan, mayoritas ibu-ibu yang hadir jadi mengetahui bahwa ketika ada masalah, mereka bisa langsung menghubungi 112,” katanya.

Melihat masih minimnya pemahaman masyarakat, UPTD TCC berencana memperluas sosialisasi ke berbagai kalangan. Upaya itu antara lain dilakukan melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis milik Pemerintah Kota Tarakan.

“Ke depan kami berencana memasang spanduk di billboard milik Pemkot dan lebih aktif turun melakukan sosialisasi agar semakin banyak masyarakat mengetahui layanan ini. Karena ini juga menjadi prioritas Bapak Wali Kota,” pungkasnya. (rz)

Back to top button