UMUMKALTARATARAKAN

Cari Daun Nipah, Warga Lingkas Ujung Hilang di Hutan Karang Anyar Pantai

TARAKAN – Seorang pria bernama Herman (45), warga Lingkas Ujung, dilaporkan hilang setelah masuk ke kawasan hutan sekitar Rumah Adat Tidung, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, untuk mencari daun nipah. Hingga Rabu (3/6/2026) sore, korban belum kembali ke rumah sehingga tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Laporan hilangnya Herman diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan pada pukul 16.20 WITA dari rekan korban, Rosdiana.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban terakhir kali terlihat pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA saat memasuki kawasan hutan untuk mencari daun nipah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Tarakan langsung mengerahkan personel ke lokasi guna melakukan operasi pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Syahril, melalui Kasi Operasi dan Siaga, Dede Hariana, mengatakan tim bergerak sesaat setelah menerima laporan.

“Setelah menerima informasi, kami langsung melakukan briefing dan memberangkatkan tim SAR gabungan menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban,” ujar Dede Hariana.

Tim SAR gabungan diberangkatkan pada pukul 16.36 WITA dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 17.01 WITA. Lokasi pencarian berada di kawasan hutan sekitar Rumah Adat Tidung dengan jarak sekitar 1,72 kilometer dari Kantor SAR Tarakan.

Pada operasi pencarian hari pertama (H1), tim mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, seperti tiga unit sepeda motor trail untuk menjangkau medan hutan, satu unit drone untuk pemantauan udara, perangkat komunikasi, serta perlengkapan medis.

Pencarian melibatkan personel Kantor SAR Tarakan bersama keluarga korban dan masyarakat setempat. Area operasi difokuskan pada lokasi yang diduga menjadi titik terakhir aktivitas korban.

“Pencarian difokuskan pada area yang diduga menjadi lokasi aktivitas terakhir korban. Kami juga memanfaatkan drone untuk membantu pemantauan dari udara guna memperluas jangkauan pencarian,” jelas Dede.

Ia menambahkan, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah berawan sehingga mendukung pelaksanaan operasi. Meski demikian, medan hutan yang cukup rapat dan sulit diakses tetap menjadi tantangan bagi tim yang melakukan penyisiran.

Hingga Rabu petang, Herman masih belum ditemukan dan berstatus dalam pencarian. Tim SAR gabungan memastikan upaya pencarian akan terus dilanjutkan secara maksimal dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (rz)

Back to top button