KALTARABULUNGAN

Bupati Warning OPD, Realisasi Program Masih di Bawah 50 Persen

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani memberi peringatan tegas kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar segera mempercepat pelaksanaan program pembangunan tahun 2026. Pasalnya, hingga pertengahan tahun, realisasi kegiatan masih berada di bawah 50 persen, sementara waktu yang tersisa untuk menuntaskan seluruh program hanya sekitar enam bulan.

Dalam upaya mendorong percepatan, Syarwani menginstruksikan para asisten daerah untuk segera menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan (Rakordal) guna mengevaluasi capaian program selama semester pertama tahun 2026.

“Dalam minggu ini kita akan melaksanakan Rakordal yang dipimpin langsung oleh masing-masing asisten sesuai bidangnya,” kata Syarwani, Kamis (18/6/2026).

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Rakordal kali ini tidak dilakukan secara pleno. Evaluasi dibagi berdasarkan bidang masing-masing asisten agar pembahasan lebih fokus dan mampu mengidentifikasi persoalan yang menghambat pelaksanaan program di setiap perangkat daerah.

“Kita ingin mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait progres pembangunan dan langkah percepatan yang harus dilakukan,” ujarnya.

Syarwani juga mewajibkan seluruh camat dan kepala perangkat daerah hadir langsung dalam agenda tersebut. Menurutnya, kehadiran para penanggung jawab program penting agar setiap kendala dapat segera dibahas dan dicarikan solusi.

“Teman-teman camat dan kepala perangkat daerah harus benar-benar hadir. Kita ingin melihat sejauh mana capaian program selama satu semester di tahun 2026,” tegasnya.

Data Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) menunjukkan pelaksanaan program masih berjalan lambat. Dari sekitar 3.000 kegiatan yang telah dialokasikan pada tahun 2026, proses pengadaan barang dan jasa belum mencapai 50 persen.

“Dari kurang lebih 3.000 kegiatan yang dialokasikan tahun 2026, belum sampai 50 persen yang sudah dieksekusi melalui proses penyediaan maupun pengadaan,” ungkapnya.

Meski demikian, Syarwani tetap optimistis seluruh program pembangunan dapat diselesaikan sesuai target apabila OPD meningkatkan koordinasi dan mempercepat pelaksanaan kegiatan. Ia menargetkan seluruh program rampung sebelum akhir Desember 2026.

“Kita berpacu dengan waktu. Masih ada sekitar enam bulan ke depan untuk mengeksekusi proses pengadaan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Saya berharap seluruh kegiatan dapat diselesaikan paling lambat pada 20 hingga 25 Desember 2026,” ujarnya.

Syarwani menegaskan, Rakordal tidak boleh hanya menjadi forum evaluasi, melainkan harus menghasilkan langkah konkret berupa strategi percepatan dan mitigasi terhadap berbagai hambatan yang dihadapi perangkat daerah.

“Yang terpenting adalah memetakan langkah-langkah percepatan agar seluruh program yang telah dialokasikan pada tahun 2026 dapat diselesaikan sesuai target,” pungkasnya. (rm)

Back to top button