Patroli Sasar Selumit Timbunan, Polisi Gagalkan Transaksi Sabu
TARAKAN – Transaksi sabu di kawasan Selumit Timbunan, Kelurahan Selumit, Kecamatan Tarakan Tengah, kembali menjadi perhatian polisi. Dalam patroli rutin, Satuan Reserse Narkoba Polres Tarakan menemukan seorang warga yang diduga hendak membeli sabu sebelum transaksi berlangsung.
Kasat Resnarkoba Polres Tarakan IPTU Hendra Tri Susilo mengatakan penemuan itu bermula ketika personel menyisir kawasan yang dinilai rawan peredaran narkotika. Polisi mendapati seseorang yang diduga akan melakukan pembelian sabu.
“Calon pembeli kemudian kami periksa dan geledah, tetapi tidak ditemukan barang bukti sabu,” kata Hendra, mewakili Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas.
Polisi tak berhenti pada pemeriksaan terhadap calon pembeli. Petugas turut menelusuri lokasi yang diduga menjadi titik transaksi. Area tersebut diperiksa untuk memastikan tidak ada narkotika yang sengaja disembunyikan.
Menurut Hendra, kawasan Selumit Pantai dan sekitarnya masih menjadi perhatian aparat karena ditemukan indikasi aktivitas peredaran narkotika. Satresnarkoba Polres Tarakan bersama Ditresnarkoba Polda Kalimantan Utara meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Patroli, kata dia, dilakukan hampir setiap hari dan tidak semata-mata menunggu laporan masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mempersempit ruang gerak pelaku serta mencegah transaksi narkotika berlangsung secara terbuka maupun tersembunyi.
“Kami tetap melakukan patroli hampir setiap hari, bersama Ditresnarkoba Polda Kaltara. Lokasi-lokasi yang dianggap rawan terus kami pantau, termasuk yang ada di wilayah Selumit Pantai,” ujar Hendra.
Ia mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam peredaran narkotika, baik sebagai pengguna maupun pembeli. Warga juga diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal agar dapat ditindaklanjuti aparat.
“Jangan sampai masyarakat ikut terlibat, baik sebagai pengguna maupun pembeli. Kalau mengetahui ada transaksi narkotika di sekitar tempat tinggal, segera informasikan kepada kepolisian supaya bisa kami tindak lanjuti,” kata Hendra. (rz)

