Dikabarkan Ramai Tiap Weekend, Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam, Hasilnya Bikin Heran
NUNUKAN – Sabtu sore biasanya menjadi waktu arena sabung ayam di Jalan Tanjung Cantik, RT 05, Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, ramai didatangi pemain. Namun, ketika polisi menggerebek lokasi tersebut, suasana justru mendadak senyap. Tak seorang pun ditemukan, bahkan ayam yang diduga digunakan untuk berjudi pun nihil.
Penggerebekan dilakukan Polres Nunukan bersama Polsek Nunukan, Sabtu (5/9/2026), setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan praktik perjudian sabung ayam di kawasan tersebut. Personel gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WITA untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima.
Kapolsek Nunukan IPTU Disco Barasa memimpin langsung pengecekan. Tim melibatkan personel Satreskrim, Satintelkam, Samapta, Paminal, Bhabinkamtibmas, hingga Unit Resintel Polsek Nunukan.
Hasilnya, polisi tidak mendapati satu pun pemain atau warga yang tengah melakukan aktivitas sabung ayam. Padahal, berdasarkan laporan yang diterima, lokasi tersebut disebut kerap ramai terutama saat akhir pekan.
“Ayam pun tidak kita temukan yang digunakan untuk kegiatan perjudian sabung,” ujar Kapolsek Nunukan AKP D Barasa saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).
Meski arena dalam kondisi kosong, polisi menemukan sebuah bangunan yang diduga kuat digunakan sebagai tempat sabung ayam. Bangunan sederhana itu terbuat dari kayu dan bambu, beratap terpal serta dikelilingi pagar seng. Lokasinya berada di kawasan perkebunan kelapa sawit milik warga dan cukup jauh dari permukiman.
Akses menuju lokasi juga terbilang tersembunyi karena harus melewati jalan perkebunan sawit. Sepanjang perjalanan, petugas tidak menemukan rumah warga. Kondisi tersebut diduga membuat aktivitas di lokasi relatif sulit terpantau.
Untuk mencegah arena kembali digunakan, polisi kemudian membongkar bangunan tersebut. Fasilitas yang ditemukan di lokasi dimusnahkan dengan cara dibakar.
“Untuk mencegah lokasi kembali digunakan sebagai arena perjudian, personel kemudian merobohkan bangunan tersebut dan memusnahkan fasilitasnya dengan cara dibakar,” tegasnya.
Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak terlibat dalam praktik perjudian dalam bentuk apa pun. Penindakan tersebut disebut sebagai respons atas laporan warga sekaligus bagian dari upaya Polres Nunukan memberantas penyakit masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban.
Kapolsek meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila mengetahui adanya aktivitas perjudian maupun gangguan kamtibmas lainnya. Laporan dapat disampaikan melalui Hotline 110 Siaga Polri, Call Center Polres Nunukan dan Polsek Nunukan, maupun kepada petugas TNI-Polri serta perangkat pemerintahan setempat.
Pengecekan dan penindakan di lokasi berlangsung hingga sekitar pukul 16.55 WITA. Situasi selama kegiatan dilaporkan aman dan tertib. Arena ditemukan, tetapi pemain dan ayam sabung yang dilaporkan kerap meramaikan lokasi setiap akhir pekan justru tak terlihat batang hidungnya. (ryn)

