Kebakaran Landa Pesisir Sandakan, Puluhan Ribu Warga Kehilangan Rumah

SANDAKAN – Ribuan rumah apung di Kampung Bahagia, Sandakan, Sabah, Malaysia, dikabarkan terbakar pada Minggu (19/4/2026) pagi. Rumah yang ramai berdiri di pesisir laut Sandakan itu hangus tak tersisa dan menjadi arang akibat kebakaran yang begitu cepat menimpa wilayah tersebut.
Menurut Kepala Stasiun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Balai BPP) Sandakan, Jimmy Lagung, informasi kebakaran itu mereka dapatkan setelah departemen pemadam kebakaran menerima panggilan darurat melalui jalur NG999 pada pukul 01.32 dini hari. Mereka pun bergegas untuk memastikan kebakaran tersebut dan tiba di lokasi kejadian sekira 16 menit kemudian.
“Kebakaran melibatkan kawasan seluas kira-kira 10 ekar (hektar) dan telah terbakar hampir 100 peratus (100%). Operasi pemadaman menghadapi cabaran besar berikutan laluan yang sempit, selain keadaan air laut yang surut menyukarkan sumber bekalan air terbuka,” katanya seperti yang diwartakan Dakwatrakyatpost.com kepada Satu Borneo.
Jimmy Lagung menambahkan, angin kencang dan jarak antar rumah yang berdekatan menyebabkan api menyebar dengan cepat. Sebanyak 37 petugas pemadam kebakaran dari BPP Sandakan dan BBP Kinabatangan dikerahkan ke lokasi tersebut. Tampak juga beberapa kendaraan, termasuk Mobil Pemadam Kebakaran (FRT), Mobil Pemadam Kebakaran Kompak (CFRT), EMRS, dan truk tangki air diturunkan untuk memadamkan api. Turut pula Departemen Pemadam Kebakaran Sukarelawan Karamunting dan instansi lain seperti SESB, APM, dan PDRM turun di lokasi kejadian.
Upaya pemadaman api, lanjut Jimmy, dilakukan secara ofensif dan defensif di kedua bagian area kebakaran. Langkah ini menggunakan empat aliran air sepanjang 1.000 kaki dengan 12 nosel. Bantuan dari BPP Kinabatangan juga dilibatkan dengan menggunakan dua aliran air sepanjang 400 kaki dengan empat nosel.
“Sumber air diperoleh daripada water tanker, pili bertekanan milik Kilang IOI serta air laut,” jelas Jimmy.
Api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekira pukul 08.43 Wita, sebelum operasi pemadaman diakhiri sepenuhnya sekira pukul 12.00 siang setelah pekerjaan pembersihan dan inspeksi keselamatan dilakukan. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan dalam insiden tersebut. Penyebab kebakaran dan besarnya kerugian masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. (2ku)