SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UMUM BISNIS EKONOMI KALTARA NASIONAL POLITIK TARAKAN

Stok Aman Dua Bulan, DPRD Tarakan Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran

TERSEDIA : Rapat yang digelar Komisi II DPRD Kota Tarakan ini mengungkap ketersediaan bahan pokok warga jelang Idulfitri.

TARAKAN — Menjelang Idulfitri, Komisi II DPRD Kota Tarakan bergerak cepat memastikan kebutuhan bahan pokok masyarakat tetap aman dan harga terkendali. Dalam rapat kerja bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tarakan serta sejumlah stakeholder, Selasa (3/3/2026), diungkapkan bahwa stok pangan di Tarakan masih mencukupi hingga dua bulan ke depan.

Rapat yang dipimpin anggota Komisi II DPRD Kota Tarakan, dr. Yuli Indrayani itu menyoroti potensi lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan, termasuk untuk kebutuhan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan persiapan Lebaran.

“Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri tetap terpenuhi. Secara umum, stok aman hingga dua bulan ke depan,” ujar dr. Yuli.

Meski demikian, ia mengakui terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama telur. Kenaikan ini dipicu tingginya kebutuhan, termasuk untuk dapur MBG yang tetap berjalan selama Ramadan.

“Kenaikan ini juga dipengaruhi meningkatnya kebutuhan dapur MBG. Tapi, kata dia, dinas terkait sudah mengambil langkah konkret dengan bekerja sama dengan beberapa daerah luar untuk mendatangkan suplai telur,” jelasnya.

KK Bayi JIL Ramai Dibahas Warga Bulungan, Disdukcapil Paparkan Ini…

Menurutnya, fluktuasi harga masih dalam batas wajar dan mengikuti pola distribusi barang dari luar daerah. Komoditas seperti cabai disebut sangat bergantung pada pasokan kapal dari Sulawesi.

“Misalnya cabai, nanti kalau ada kapal dari Sulawesi, harganya cenderung turun lagi. Jadi meski naik turun, harga masih bisa mengikuti kemampuan masyarakat,” katanya.

Selain memastikan stabilitas harga di pasar, rapat juga membahas kebutuhan bahan pokok untuk MBG selama Ramadan. Menu kering yang dominan membutuhkan telur sebagai bahan utama, sehingga stok harus benar-benar dijaga.

“Ketersediaan sebenarnya mencukupi, tapi kami antisipasi agar stok tetap aman, terutama untuk kebutuhan membuat kue di rumah selama puasa dan kue kering untuk Idulfitri,” tambahnya.

Rapat kerja tersebut turut dihadiri Kepala DKPP Kota Tarakan, Ir. Eddy Suriansyah, M.Si, perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Tarakan, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Tarakan. Dengan langkah antisipatif ini, DPRD berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok. (rz)

Kasus Dugaan Ijazah Palsu di DPRD Bulungan, Habis Lausa Laida, Siapa Selanjutnya?
× Advertisement
× Advertisement